Medan, Sumut (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara (Sumut) mencatat beban puncak daya listrik mencapai 2.372 megawatt (MW) saat periode Lebaran 2026.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir di Medan, Sumut, Selasa, mengatakan berdasarkan data sistem interkoneksi Sumut, daya mampu tercatat sebesar 2.642 MW dengan beban puncak mencapai 2.372 MW, serta cadangan daya (reserve margin) 270 MW.

"Kondisi itu menunjukkan sistem kelistrikan Sumut berada dalam posisi surplus dan aman, karena cadangan daya yang cukup untuk mengantisipasi potensi kenaikan beban maupun gangguan tidak terduga selama periode Lebaran," ujar Mundhakir.

Ia mengatakan kondisi tersebut tidak lepas dari infrastruktur jaringan distribusi yang telah dipastikan dalam keadaan optimal, melalui kesiapsiagaan personel dan penguatan sistem operasional.

"Keandalan pasokan listrik tersebut merupakan hasil kesiapsiagaan seluruh personel PLN yang siaga penuh selama Ramadan hingga Lebaran," katanya.

Selain itu, sistem komunikasi antardispatcher dan unit di lapangan juga berjalan optimal sehingga apabila terjadi potensi gangguan dapat segera direspons dengan cepat, baik melalui sistem remote maupun penanganan langsung.

"Keberhasilan PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan ini menjadi bagian dari peran strategis, sekaligus mendukung agenda transisi energi menuju sistem kelistrikan yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat memanfaatkan layanan digital PLN guna memperoleh layanan kelistrikan secara mudah dan cepat.

"Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang cepat, responsif, dan berbasis digital demi meningkatkan pengalaman pelanggan," ujar Mundhakir.



Pewarta: M Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026