Medan (ANTARA) - PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatat realisasi arus peti kemas di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, pada Februari 2026 naik 7,4 persen dibanding periode yang sama 2025.
"Kami mencatat realisasi arus peti kemas sebesar 51.818 TEUs pada Februari 2026, meningkat 7,4 persen dibandingkan periode yang sama 2025 sebesar 48.251 TEUs," ujar Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal Rizki Affandi Nasution di Medan, Rabu.
Rizki mengatakan capaian Februari tersebut menunjukkan konsistensi pertumbuhan arus barang di tengah dinamika operasional dan fluktuasi pasar global.
Lebih lanjut, hal tersebut menegaskan aktivitas logistik di wilayah Sumatera bagian utara tetap bergerak positif, didukung oleh kebutuhan distribusi yang meningkat pada periode awal tahun.
"Kami terus melakukan penguatan pada aspek layanan reguler guna menjaga stabilitas operasional dan kepuasan pelanggan," ucapnya.
Untuk itu, pihaknya mengoptimalkan pengelolaan panggilan kapal, peningkatan kesiapan peralatan, serta koordinasi yang intensif dengan pelayaran dan pemangku kepentingan logistik menjadi fokus utama dalam menjaga kelancaran arus barang.
BNCT sebagai terminal peti kemas internasional di Belawan memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi ekspor dan impor, khususnya dari kawasan industri di Sumatera.
"Kinerja yang tetap tumbuh pada Februari menjadi indikasi bahwa fundamental permintaan masih terjaga, meskipun dihadapkan pada tantangan pencapaian target bulanan," tutur dia.
Ke depan, manajemen BNCT memperkuat keandalan operasional, meningkatkan perbaikan layanan, serta mempererat kolaborasi dengan seluruh mitra usaha.
"Dengan langkah tersebut, perusahaan optimistis dapat menjaga kinerja secara berkelanjutan serta mencapai target yang telah ditetapkan sepanjang 2026," katanya.
Pewarta: M. Sahbainy NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026