Mereka memilih menjadi pedagang musiman sembari menunggu surutnya air sungai yang mengenangi pemukiman warga.
Bahan ikan dengan ciri khas berwana perak itu di jaring dari gerusan aliran air yang melewati jalanan warga.
Halimah Hasibuan warga terdampak banjir Sungai Barumun mengaku menjadi pedagang musiman untuk menambah penghasilan. Hasil jualan ikan nantinya akan di buat beli bahan pokok.
"Harga 1 kilo Rp. 15 ribu, kalau satu piring Rp. 5 ribu," katanya.
Halimah mengaku, aktivitas sehari-hari memang sebagai ibu rumah tangga. Namun, karena terdampak banjir beralih menjual ikan Seluang yang bisa meraup untung Rp. 100 ribu
"Sudah jualan 3 hari, sejak rumah kena banjir," ujar Halimah.
Halimah berharap, pemerintah daerah segera menangani dan membantu warga yang terdampak banjir dengan memberikan bantuan berupa bahan pokok hingga obat-obatan.
Pewarta: Kurnia HamdaniEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.