Padang Lawas Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar Badan Pusat Statistik (BPS) mulai 1 Mei 2026.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati Paluta Reski Basyah Harahap, yang diwakili Sekda Paluta Patuan Rahmat Syukur P.Hasibuan, saat menerima audiensi BPS Paluta di Gedung Kantor Bupati, Rabu (28/1).
Dalam audiensi itu, Sekda menyambut baik rencana sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan mwnegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BPS demi kelancaran pelaksanaan sensus.
"Sensus Ekonomi ini sangat strategis karena menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah maupun nasional," ujar Sekda dalam keterngan yang diterima.
Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan pengumpulan data ekonomi yang dilaksanakan BPS setiap sepuluh tahun sekali, tepat pada tahun berakhiran angka 6.
Sensus ini bertujuan untuk memotret kondisi riil dunia usaha di Indonesia, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar di seluruh sektor ekonomi.
Dalam kesempatan tersebut, BPS menekankan pentingnya kualitas data dengan menjunjung prinsip akurasi, kohesi, keterbandingan, ketepatan waktu, serta kemudahan interpretasi.
BPS bahkan menyebut Sensus Ekonomi 2026 sebagai sensus paling krusial, karena hasilnya akan menjadi pijakan penting dalam memetakan kekuatan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Data yang akurat akan menentukan arah kebijakan ekonomi ke depan. Karena itu, partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan,” disampaikan perwakilan BPS dalam audiensi tersebut.
Audiensi ini turut dihadiri Asisten I Setdakab Padang Lawas Utara H. Sarifuddin Harahap, S.Sos., MM, serta perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Paluta.
