Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara menyatakan, membangun kualitas masyarakat yang berdaya saing untuk ekonomi kota menjadi salah satu fokus terhadap pembangunan daerah di wilayah itu.

"Pembangunan kota tidak cukup hanya membangun jalan dan gedung, tapi juga membangun masyarakatnya agar aktif, produktif, dan berdaya saing," ujar Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas di Medan, Kamis.

Rico Waas mengatakan, hal tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah setempat dalam mendukung visi besar Indonesia di tingkat global

"Pertumbuhan ekonomi kota harus bergerak lebih masif, selaras dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan kota-kota," kata dia.

Ia mengatakan, pemerintah yang dipimpinnya akan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas masyarakat dalam pembangunan daerah.

Rico Waas menekankan seluruh jajarannya untuk melakukan perencanaan matang serta meningkat koordinasi dengan pemangku kebijakan terkait.

Ia berharap seluruh jajarannya serta pemangku kepentingan tidak menjadikan kegiatan hanya sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi benar-benar menjadi ruang kolaborasi untuk melahirkan gagasan dan solusi nyata bagi perkembangan pembangunan daerah.

"Kita tidak berkumpul hanya untuk seremonial. Namun, kita berkumpul untuk bekerja, berkarya, dan memberikan pemikiran terbaik bagi pembangunan Kota Medan dan bangsa ini," sebut dia.

Pada 2025, Rico Waas mengatakan, realisasi investasi di Kota Medan mencapai Rp14,5 triliun atau tercatat melampaui target yakni Rp7,6 triliun.

Namun, ia menegaskan capaian tersebut harus dimanfaatkan pemerintah untuk menggerakkan ekonomi dan menciptakan multiplier bagi masyarakat.

"Tantangan ke depan adalah memastikan investasi yang masuk mampu mendorong perdagangan dari hulu hingga hilir, menciptakan industrialisasi, serta memberikan manfaat ekonomi secara luas," kata di.

Oleh karena itu, ia mengingatkan jajarannya untuk menyoroti perlunya penguatan sektor unggulan Kota Medan demi mengoptimalkan realisasi investasi di wilayah itu.

'Capaian investasi ini patut disyukuri, tetapi pertanyaan utamanya adalah apakah investasi itu benar-benar menggerakkan ekonomi," ujarnya.



Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026