Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memompa semangat pemain Timnas Indonesia menghadapi Vietnam untuk laga penentuaan juara Grup A di Piala AFF U19.
Bobby menilai, Timnas dipastikan menghadapi tantangan yang lebih berat pada laga berikutnya berjumpa Vietnam di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Ahad (7/6).
"Semangat terus. Kalau kata anak Medan, 'ribak sude'. Sekarang bersiap untuk laga yang lebih berat, yaitu melawan Vietnam," ungkap Bobby di Medan, Sumatera Utara, Jumat.
Menurutnya, Vietnam merupakan lawan yang patut diwaspadai karena tampil impresif sepanjang turnamen ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026.
Saat ini tim yang dijuluki The Golden Star Warriors Muda tersebut memimpin klasemen Grup A berkat keunggulan selisih gol atas Timnas Indonesia U19.
Gubernur juga berharap performa Timnas terus meningkat laga selanjutnya usai menundukkan Timor Leste U19 dengan skor 3-0 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kamis (4/6).
Setelah sebelumnya pasukan Garuda Muda pada laga pertama menang 3-0 atas Myanmar U19 di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin (1/6).
"Saya harap, dan tentu kita semua berharap, Timnas kita bisa tampil lebih baik lagi. Lawannya Vietnam yang memang menunjukkan performa baik selama kompetisi ini," kata Bobby.
Pelatih Timnas Indonesia U19 Nova Arianto mengatakan, persaingan di Grup A berlangsung sangat ketat, terlebih dengan hadirnya Vietnam memiliki kualitas tim yang baik.
Vietnam U19 memuncaki klasemen sementara Grup A usai menang 5-0 atas Myanmar U19 pada Kamis (4/6), dan unggul 3-0 atas Timor Leste U19 pada Senin (1/6).
"Vietnam baik secara mental maupun taktikal. Kami ingin lolos dengan jalan kami sendiri. Laga melawan Vietnam akan menjadi pertandingan yang sangat penting,” kata Nova.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gubernur Sumut pompa semangat Timnas hadapi Vietnam di Piala AFF U19
Pewarta: Muhammad SaidEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.