Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara melindungi 10.000 warga lanjut usia (lansia) lewat Program Keluarga Harapan (PKH) Medan Makmur sebagai komitmen memberikan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengatakan kebijakan tersebut upaya pemerintah memastikan para lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi mendapat sokongan hidup yang layak.
"Pemerintah harus hadir memberikan keadilan tersebut, dari anak-anak, dewasa, hingga lansia. Itulah kewajiban kami," ujarnya pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Medan, Rabu.
Ia mengatakan kebijakan yang akan didanai anggaran pendapat dan belanja daerah itu diprioritaskan masyarakat lansia yang terkhusus tidak tersentuh bantuan pemerintah pusat.
Ia mengatakan program PKH Medan Makmur memiliki landasan hukum Peraturan Wali Kota Medan Nomor 10 Tahun 2026 dan dirancang sebagai bantuan sosial bersyarat untuk memperkuat sistem perlindungan sosial daerah.
"Inilah kebijakan yang kami ambil. Mudah-mudahan itu bisa bermakna untuk kita semuanya," kata dia.
Rico Waas dalam kesempatan itu menegaskan pemerintah kota setempat berkomitmen memberi pelayanan terbaik bagi lansia dengan melakukan berbagai upaya.
Orang nomor 1 di lingkungan pemerintah kota setempat itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat terus memperhatikan kelompok lansia guna menjamin kehidupan bermasyarakat.
Pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Kota Medan, Pemerintah Kota Medan juga menggelar kegiatan produktif, seperti senam sehat, cek kesehatan gratis, pemeriksaan EKG dan penyerahan secara simbolis paket nutrisi.
Pelaksana Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Henny Savitri menjelaskan kegiatan itu salah satu bentuk komitmen pemerintah meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendekatan promotif dan preventif yang terintegrasi dengan program integrasi layanan primer di puskesmas.
"Tujuannya agar pembinaan dan pemberdayaan lansia dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan di seluruh penjuru kota," ujar dia.
Pewarta: Anggi Luthfi PanggabeanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026