Medan (ANTARA) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas meminta Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2026 sebagai ajang pemantauan atlet berbakat yang menjadi kebanggaan daerah maupun negara.

"Porkot bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi wadah penting untuk melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi sejak usia dini," ujar Rico Waas usai membuka Porkot Medan 2026 di Medan, Jumat.

Ia mengatakan kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk menjaring atlet-atlet berbakat di seluruh kecamatan wilayah itu.

Selain itu, kata dia, kegiatan itu juga menjadi momentum atlet-atlet muda untuk menunjukkan keahliannya serta menambah pengalaman kompetisi tingkat kota madya.

"Hari ini mudah-mudahan Porkot terus bisa membangun calon-calon bibit atlet baru yang ada di Kota Medan, dari dini sekali hingga nanti dewasa," kata dia.

Rico Waas dalam kesempatan itu mengajak atlet muda untuk menjaga semangat berolahraga dengan menjauhkan dari kegiatan-kegiatan negatif yang merusak masa depan.

"Jagalah talenta yang kalian miliki. Tetap berada di jalur positif dalam olahraga, jauhi narkoba, judi online, dan hal-hal berbahaya lainnya," sebut dia.

Kadispora Kota Medan, T. Chairuniza mengatakan Porkot Medan 2026 dilaksanakan 22 Mei hingga 26 Mei 2026 yang diikuti 1.100 peserta yang berasal dari 21 kecamatan di wilayah itu.

Ia mengatakan kegiatan itu akan mempertandingkan 12 cabang olahraga dengan merebutkan 320 medali yang terdiri dari 92 emas, 91 perak, dan 137 perunggu.

"12 cabang olahraga, yakni bulu tangkis, catur, gulat, judo, karate, panjat tebing, pencak silat, renang, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, dan tinju," ujar Chairniza.

 

 



Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026