Tapanuli Selatan (ANTARA) - Sungai Batang Toru kembali meluap dan memicu banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Jumat (26/12) jelang magrib. Peristiwa ini menyebabkan puluhan rumah warga terendam dan ratusan jiwa terpaksa mengungsi.
Kepala Desa Perkebunan, Julianto, membenarkan banjir yang melanda wilayahnya akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. Ketinggian air dilaporkan mencapai hingga 1,5 meter.
“Seluruh warga Desa Perkebunan, Kecamatan Angkola Sangkunur, sebanyak 70 kepala keluarga atau sekitar 300 jiwa telah kami ungsikan ke Balai Karyawan PTPN Hapesong,” kata Julianto kepada ANTARA.
Selain Desa Perkebunan, banjir juga merendam Desa Simatohir. Sejumlah warga setempat mengungsi ke Warung Kopi Sekretaris Desa Simatohir. Luapan sungai turut membawa batang-batang kayu yang memperparah kondisi banjir.
Sementara itu, sebagian warga Desa Hapesong Lama, Kecamatan Batang Toru, juga terpaksa mengungsi ke SDN Hapesong Lama setelah sebagian wilayah desa mereka ikut terendam banjir.
Tak hanya merendam permukiman, banjir juga dilaporkan menggenangi sejumlah lahan pertanian warga.
Hingga saat ini belum dilaporkan adanya korban jiwa, dan belum diketahui secara pasti jumlah rumah yang mengalami kerusakan.
“Sekitar pukul 22.30 WIB air mulai surut. Namun seluruh warga Desa Perkebunan masih bertahan di pengungsian karena khawatir air kembali naik,” ujar Julianto.
