Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendukung penuh terhadap program Magang Nasional 2025 yang digagas oleh pemerintah pusat.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Sumut Yuliani Siregar mengaku, sejumlah BUMD, badan layanan umum daerah (BLUD), dan perusahaan swasta di Sumut turut berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan Batch (kelompok) II program itu
"Ada koordinasi yang baik antara Bank Sumut dan Disnaker Sumut dalam upaya penempatan lulusan peserta magang ke BUMD, dan perusahaan swasta lainnya,” ujar Yuliani di Medan, Sumut, Senin.
Ia mengatakan, hingga 4 November 2025 tercatat 91 perusahaan di Sumut telah mendaftar sebagai penyelenggara magang Batch II, dan 47 perusahaan di antaranya di Kota Medan.
Data Badan Pusat Statistik Provinsi Sumut menyatakan, jumlah angkatan kerja pada Februari 2025 sebanyak 8,108 juta orang atau naik 108 ribu orang dibandingkan Februari 2024 di Sumatera Utara.
Sedangkan jumlah penduduk yang bekerja di wilayah Sumatera Utara sebanyak 7,69 juta orang atau naik sebanyak 107 ribu orang dari Februari 2024.
"Program ini menjadi salah satu solusi konkret memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan daya saing lulusan baru," kata Yuliani.
Menurutnya, program Magang Nasional 2025 resmi diluncurkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi 2025.
Kemudian, tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem.
Program ini diatur melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2025 Tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi.
"Total kuota yang disiapkan 100.000 peserta dibagi dalam dua Batch. Untuk mendaftar, peserta harus memenuhi sejumlah kriteria, seperti warga negara Indonesia, NIK (nomor induk kependudukan) valid, lulusan baru maksimal setahun program Diploma atau Sarjana periode kelulusan 1 Oktober 2024–30 September 2025," paparnya.
Selain itu, lanjut dia, calon peserta wajib membuat akun di siapkerja.kemnaker.go.id, memastikan data pendidikan terdaftar, lalu login ke maganghub.kemnaker.go.id, mengisi asesmen dan surat pernyataan kesediaan, memilih maksimal dua posisi magang sesuai minat dan kualifikasi.
"Hasil seleksi akan diumumkan melalui aplikasi SIAPKerja masing-masing," tutur Yuliani.
Ia juga mengatakan, perusahaan penyelenggara yang ingin berpartisipasi dapat mendaftar melalui maganghub.kemnaker.go.id.
Dengan syarat, perusahaan harus memiliki nomor induk berusaha (NIB), dan wajib lapor ketenagakerjaan perusahaan (WLKP) aktif di wajiblapor.kemnaker.go.id.
"Setelah diverifikasi oleh Kemnaker, lowongan magang nanti akan ditayangkan di maganghub.kemnaker.go.id," ungkap Yuliani.
