Tapanuli Selatan (ANTARA) - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu melakukan pertemuan dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof Dr Ir Rachmat Pambudy M.S. di Gedung Bappenas, Jakarta.
Dalam keterangan yang diterima, Sabtu (13/9), pertemuan ini membahas usulan pembangunan strategis guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta mendukung program prioritas pembangunan nasional.
Dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026, pemerintah pusat menargetkan penguatan kedaulatan pangan dan energi, penciptaan ekonomi produktif dan inklusif, serta persiapan menuju Visi Indonesia Emas 2045.
Dimana, fokus pembangunan meliputi swasembada pangan, energi, dan air, peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan, percepatan pertumbuhan ekonomi, hingga pengentasan kemiskinan.
Bupati Gus Irawan menyampaikan bahwa Tapsel memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, dan budaya. Namun, pengembangan daerah masih menghadapi sejumlah kendala, terutama pada keterbatasan infrastruktur jalan, jaringan irigasi jangka panjang, serta sarana pendidikan dan kesehatan.
“Oleh karenanya, melalui dukungan Bappenas, kami berharap program strategis yang diusulkan dapat menjadi bagian dari prioritas nasional tahun 2026 sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” kata Gus Irawan.
Ia menambahkan, pertemuan dengan Bappenas (Jumat 12/8/2025) itu menjadi momentum penting untuk memastikan aspirasi dan kebutuhan daerah dapat terintegrasi dengan arah pembangunan nasional. Dengan begitu, kebijakan yang lahir tidak hanya berbasis pusat, tetapi juga menjawab kebutuhan riil masyarakat di daerah.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Tapsel mengajukan sejumlah program prioritas yang diposisikan sebagai instrumen nyata mendukung target RPJMN dan RKP 2026. Program tersebut dirancang dengan pendekatan lintas sektor dan wilayah agar memberikan dampak yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi.
Menurut Bupati, beberapa usulan pembangunan meliputi peningkatan aksesibilitas jalan strategis, pembangunan irigasi berkelanjutan untuk mendukung swasembada pangan, penguatan fasilitas kesehatan, serta program pendidikan berbasis keterampilan.
Pemerintah daerah juga, tegas mantan Dirut Bank Sumut ini, mendorong pengembangan kawasan pariwisata berbasis budaya dan alam yang dinilai mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama di sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).
"Bappenas, melalui Menteri Rachmat Pambudy, menyambut baik usulan tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sinergi pembangunan nasional dengan daerah," ujar Gus juga eks Anggota MPR/DPR RI.
