Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara meminta kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menambah jumlah sekolah di daerah itu yang direvitalisasi pada 2026.

Wakil Wali Kota Medan Zakyuddin mengatakan revitalisasi menjadi perhatian pemerintah setempat karena besarnya kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan demi menunjang pembelajaran yang berkualitas.

"Kemarin kami sudah sampaikan langsung kepada Pak Menteri Abdul Mu’ti. dan insyaallah tahun 2026 ditambah," ujarnya di Medan, Senin.

Pada 2025, pemerintah kota setempat mendapat program revitalisasi pendidikan dengan total 48 satuan pendidikan.

Ia mengatakan anggaran pada program revitalisasi pendidikan yang tersebar di puluhan satuan pendidikan itu mencapai Rp47 miliar.

"Revitalisasi sekolah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik," kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya berharap, pemerintah pusat menambah jumlah sekolah yang direvitalisasi guna menunjang pendidikan di Kota Medan.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti pada kesempatan sebelumnya, mengatakan realisasi revitalisasi 897 satuan pendidikan di Sumatera Utara mencapai 48,5 persen.

"Dari 48,5 persen terealisasi di bawah 95 persen, jadi ada 431satuan pendidikan dalam proses pembangunan," ujarnya.

Ia mengatakan revitalisasi satuan pendidikan yang sudah proses pelaksanaan mencapai 95 persen, pelaksanaan pembangunan 117 sekolah atau setara 13,4 persen.

Ia mengatakan khusus Kota Medan revitalisasi pada 2025 ada tiga PAUD, enam SD dan SMP, 20 SMA, 11 SMK, dua SLB yang sudah selesai revitalisasi di bawah 95 persen, 24 satuan pendidikan atau 50 persen dari jumlah total.



Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026