Aekkanopan (ANTARA) - Menjadi anak tunggal bukan berarti menjadi anak manja dan selalu ingin mendapat perhatian. Hal itu dibuktikan Muhammad Naufal Theja yang berhasil lulus seleksi Akademi Militer Tahun 2025 melalui seleksi daerah yang dilaksanakan Kodam I/BB.
Remaja kelahiran 7 Juni 18 tahun silam tersebut membuktikan tekad dan upaya maksimal dirinya sehingga bisa lolos untuk dididik menjadi perwira Angkatan Darat di Magelang. Ujian dan seleksi ketat untuk menembus pendidikan calon pimpinan TNI di masa depan itu mampu dilaluii dengan baik.

Putra tunggal pasangan Agus Suroyo SE dan Emsyahayati Munthe Amk tersebut dinyatakan lulus setelah melalui seleksi ketat selama satu bulan di Magelang. "Sebelum mengikuti seleksi selama sebulan di Magelang, Naufal menjalani seleksi ketat di Kodam I/BB selama dua bulan," jelas Agus, Senin (4/8/2025).
Menurut pria yang sehari-hari bertugas sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan (Hanpang) Labura itu, menjadi prajurit TNI AD sudah menjadi cita-cita putra tunggalnya itu sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
"Sejak SD, Naufal sudah menjadi komandan upacara. Dan untuk pendidikan, dia sendiri yang memilih sekolahnya," jelas Agus merujuk putra semata wayangnya tersebut
Saat duduk di MTs Al Washliyah Simpangmarbau Kecamatan Na IX-X, Naufal aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Dan bakat kepempimpinnya koat terlihat saat menjalani pendidikan di SMAN-1 Plus Matauli Pandan.
"Naufal terpilih sebagai Ketua Umum OSIS SMAN-1 Plus Matauli Pandan dan masuk dalam pasukan khusus (pansus) Matauli," terangnya merujuk putranya yang hobby olahraga sepakbola tersebut.
Kepada putranya, Agus menekankan agar menunjukkan prestasi dan kemampuan dirinya sendiri. "Ternyata ia memang mampu membuktikan kemampuannya sehingga bisa terpilih sebagai Ketua Umum OSIS SMA Matauli," bebernya.
Disinggung tentang apakah dirinya hadir pada saat pengumuman kelulusan calon siswa Akmil di Magelang pada Jumat (1/8/2025), Agus menyatakan tidak hadir. "Awak masih di kampung saat dikabari kalau orang tua diberi kesempatan mendampingi anaknya," terangnya.
Sebelum mengakhiri keterangannya, Agus berharap yang terbaik bagi putra tunggalnya tersebut. "Semoga ia bisa menjadi sosok yang bermanfaat bagi bangsa, negara, keluarga dan masyarakat," pungkas pria yang pernah menjadi honorer di Humas Pemkab Labuhanbatu itu.
