Medan (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara memastikan pemenuhan energi listrik untuk hunian sementara (huntara) guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang berada di Desa Batu Hula Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan.

"Infrastruktur kelistrikan telah disiapkan secara bertahap, ditandai dengan masuknya jaringan dan tiang listrik hingga ke akses jalan menuju kawasan huntara," ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir di Medan, Selasa.

Mundhakir mengatakan hadirnya listrik di huntara bukan sekadar pemenuhan infrastruktur saja, melainkan bagian dari proses memulihkan harapan dan rasa aman masyarakat di wilayah tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya memastikan kesiapan jaringan listrik yang baik agar huntara di Desa Batu Hula dapat segera difungsikan secara optimal.

"Kehadiran PLN pada fase transisi pasca-bencana merupakan wujud tanggung jawab sosial dan mandat negara dalam menjamin layanan dasar bagi masyarakat," ucapnya.

PLN Sumut mencatat sebanyak 144 unit huntara dan empat unit dapur umum dalam proses pembangunan.

Pemerintah bersama TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya menargetkan pembangunan hingga 267 unit hunian guna menampung masyarakat terdampak bencana secara layak dan aman.

"Energi listrik menjadi enabler utama pemulihan, mendukung aktivitas rumah tangga, layanan kesehatan, pendidikan darurat, hingga penguatan kohesi sosial di lingkungan huntara," ucapnya.

Lebih lanjut, Mundhakir menambahkan kehadiran PLN pada fase transisi pasca-bencana merupakan wujud tanggung jawab sosial dan mandat negara dalam menjamin layanan dasar bagi masyarakat.

PLN menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia energi, tapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam membangun ketangguhan pasca-bencana serta mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah terdampak.

 



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026