Medan (ANTARA) - Praktisi hukum Kota Medan, Sumatera Utara Bambang H Samosir, SH, MH, mengecam keras perkelahian yang melibatkan dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, David Roni Sinaga dari Fraksi PDIP dan Dodi Robert Simangunsong dari Partai Demokrat.
“Tindakan kedua anggota dewan tersebut sangat tidak pantas dan mencoreng citra DPRD secara keseluruhan,” tegas Bambang Samosir di Medan, Kamis (27/3).
Atas peristiwa itu, Bambang mendesak PDIP dan Partai Demokrat untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap kadernya masing-masing.
“Insiden yang terjadi di toilet Komisi III DPRD Medan itu sudah viral di media sosial dan mendapat sorotan tajam dari publik,” ujar dia.
Menurut dia, tindakan kedua anggota dewan tersebut sangat tidak pantas dan mencoreng citra DPRD secara keseluruhan.
"Saya meminta agar partai yang menaungi mereka tidak tinggal diam. Ini bukan sekadar persoalan pribadi, tetapi sudah merusak institusi DPRD sebagai wakil rakyat. Kalau dibiarkan, ini bisa jadi preseden buruk bagi citra lembaga legislatif," tegasnya.
Dia menilai bahwa perkelahian tersebut mencerminkan sikap yang jauh dari etika seorang wakil rakyat.
Sebagai anggota DPRD, lanjut dia, seharusnya mereka mampu menyelesaikan perbedaan pendapat dengan cara yang lebih beradab, bukan melalui tindakan fisik.
"Peristiwa ini sangat memalukan. Seharusnya mereka bisa menyelesaikan masalah dengan komunikasi yang baik, bukan dengan adu fisik. Ini menunjukkan sikap premanisme yang sama sekali tidak pantas dilakukan oleh seorang anggota dewan," ujar pria yang berprofesi sebagai Advokat itu.
Tokoh Pemuda Kota Medan ini juga mengingatkan bahwa dalam undang-undang dan kode etik DPRD sudah diatur bagaimana seorang anggota dewan harus bersikap, termasuk saling menghormati dan menjaga profesionalisme.
"Sebagai wakil rakyat, mereka seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat. Bukan malah memperlihatkan perilaku yang tidak beretika. Partai harus memberi sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.
Diketahui, insiden ini bermula saat David hendak ke kamar mandi dan diikuti oleh Dodi. Tiba-tiba, Dodi melontarkan kata-kata yang membuat David tersinggung.
Keduanya lalu terlibat adu mulut hingga berujung saling tendang di dalam kamar mandi. Beruntung, tim keamanan DPRD Kota Medan segera melerai perkelahian dan membawa keduanya kembali ke ruang rapat Komisi III.