Jakarta (ANTARA) - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendidik perwira lulusan sarjana strata satu (S1) jurusan pertanian untuk ditugaskan ke beberapa daerah guna memperkuat program ketahanan pangan.
"Prajurit Perwira Sukarela Dinas Pendek Tenaga Pertanian itu jumlahnya 115 orang, terdiri dari putranya ada 100 orang dan putrinya 15 orang," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal TNI Kristomei Sianturi saat memberi keterangan pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis.
Kristomei menjelaskan Mabes TNI sengaja merekrut siswa lulusan S1 bidang pertanian guna mempermudah proses sosialisasi dan penerapan konsep ketahanan pangan kepada masyarakat di daerah.
Mereka akan ditugaskan untuk membantu masyarakat mengelola lahan, bercocok tanam hingga melatih masyarakat mengelola hasil lahan tersebut.
Kristomei melanjutkan selama pendidikan perwira karir TNI berlangsung, para lulusan S1 pertanian itu justru tidak dibekali tentang pengetahuan pertanian. Mereka dibekali pengetahuan tentang dasar-dasar TNI, menembak, latihan fisik, dan dasar-dasar pengetahuan lain layaknya calon perwira.
"Mereka tidak lagi mendapatkan ilmu pertanian karena mereka sudah memiliki dasar ilmu pertanian sejak awal. Selama pendidikan mereka hanya dibekali ilmu tentang doktrin TNI," kata Kapuspen.
Kini ke-115 orang perwira itu telah dilantik dan siap dikembalikan ke masing-masing matra untuk menempuh pendidikan lanjutan.
Dengan pengerahan perwira ahli di bidang pertanian, Kristomei berharap program ketahanan pangan di seluruh daerah dapat berjalan dengan lancar.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI didik lulusan S1 pertanian untuk perkuat program ketahanan pangan