Medan, 24/5 (Antara) - Neraca perdagangan luar negeri Sumatera Utara - Amerika Serikat pada triwulan I masih surplus sebesar 141,401 juta dolar AS.
"Surplus itu menggembirakan di tengah masih terus menguatnya nilai tukar dolar AS atas Rupiah," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Bismark S Pardamean di Medan, Minggu.
Surplus triwulan I tahun ini dihitung dari ekspor yang mencapai 218,528 juta dolar AS dan impor masih hanya 77,127 juta dolar AS.
Sejak Januari, nilai ekspor Sumut ke AS selalu tinggi dari pada impor.
Pada Maret misalnya nilai ekspor Sumut ke AS mencapai 63,676 juta dolar AS dan impor 20,729 juta dolar sehingga ada surplus sebesar 42,947 juta dolar AS.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Parlindungan Purba, menyebutkan, surplus terjadi karena nilai ekspor yang terus naik dibandingkan periode sama tahun lalu.
Kenaikan yang cukup besar membuat perdagangan tetap surplus meskipun di triwulan I nilai impor juga mengalami kenaikan.
Nilai ekspor Sumut ke AS triwulan I tahun ini naik 12,73 persen atau dari 193, 846 juta dolar AS tahun lalu menjadi 218,528 juta dolar AS.
Sedangkan impor juga naik dari 66,226 juta dolar AS tahun lalu menjadi 77,127 juta dolar AS.
"Harapan Apindo, perekomian AS semakin membaik sehingga permintaan impor negara itu terhadap produk Sumut naik lagi dan mendorong surplus perdagangan," katanya.
Produk Sumut yang di ekspor Sumut ke AS cukup beragam, mulai minyak sawit dan produk turunannya, karet, hasil laut khususnya udang, golongan barang kopi/teh dan rempah serta bahan kimia organik. ***3***
(T.E016/B/B. Situmorang/B. Situmorang) 25-05-2015