Medan, 30/3 (Antara) - Bulog Sumut menyebutkan stok gula eks hasil menang tender perusahaan itu dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II kini menipis dan bakal habis pertengahan April 2013.
"Dari 11.620 ton gula eks PTPN II itu, sisanya pekan ini tinggal 2.500 ton. Jumlah itu diperkirakan habis terjual awal atau pertengahan April," kata Humas Bulog Sumut Rudi di Medan, Sabtu.
Kalau stok gula itu sudah terjual habis, maka untuk sementara Bulog tidak lagi memperdagangkan salah satu bahan pokok itu.
"Tidak ada barang (gula) lagi karena sebelumnya Bulog kalah tender untuk mendapatkan lagi 10.000 ton gula PTPN II yang terjual dengan harga Rp10.200 per kg dengan pemenang perusahaan swasta," katanya.
Sebelumnya saat Bulog memenangkan tender gula PTPN II sebanyak 11.620 ton pada Januari 2013, harga gula PTPN II tersebut masih Rp10.100 per kg.
"Mudah-mudahan Bulog masih bisa memenangkan tender gula PTPN II di lain waktu sehingga bisnis penjualan gula dilakukan lagi," ujar Rudi.
Anggota DPD RI utusan Sumut Parlindungan Purba meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut memperkuat stok dan memperlancar pasokan gula setelah stok gula Bulog habis.
Penguatan stok penting dilakukan untuk menekan inflasi yang hingga Februari masih cukup tinggi bahkan ada prakiraan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumut bakal naik lagi pada Maret.
"Jangan terulang terjadinya lonjakan harga gula seperti yang pernah terjadi tahun 2012," katanya. DPD RI sendiri akan meminta PTPN II bisa meningkatkan produksinya agar Sumut bisa terlepas dari ketergantungan pasokan dari provinsi lain atau impor.***3*** (T.E016/B/I. Sulistyo/I. Sulistyo) 30-03-2013 18:40:25
