Medan, 28/3 (Antara) - Bulog Sumut masih kesulitan membeli beras petani karena harga jualnya yang masih mahal menyusul belum masuknya masa panen besar di daerah itu.
"Petani Sumut masih memilih menjual ke pasar dengan harga yang lebih tinggi dari penawaran Bulog sebesar Rp6.600 per kg atau hanya menyimpan untuk keperluan sendiri karena panen belum banyak," kata Humas Bulog Sumut, Rudi di Medan, Kamis.
Akibatnya pembelian beras Bulog belum juga bertambah dari 60 ton di awal tahun dari petani Deliserdang yang merupakan wilayah di bawah Sub Divre Bulog Medan.
Rudi mengakui, harga pembelian pemerintah (HPP) beras untuk periode ini memang hanya Rp6.600 per kg karena tidak ditambah uang insentif Rp300 per kg yang biasa dilakukan pada masa paceklik.
"Meski masih 60 ton, Bulog berharap bisa membeli beras sebanyak 15.000 ton sesuai target tahun ini,"katanya.
Kepala Dinas Pertanian Sumut, M.Room.S, mengakui, panen belum banyak, namun realisasi tanam hingga Februari 2013 sudah melebih target. Target tanam seluas 113.616 hektare, sementarra realisasi sudah 182,161 hektare dengan produksi 855.310 ton.**3*** (T.E016/C/S. Suryatie/S. Suryatie) 28-03-2013 10:50:33
