Medan, 3/1 (ANTARA) - Bulog Sumatera Utara tahun ini akan tetap melakukan pembelian beras ke petani, menyusul pencapaian target pengadaan pada 2012 sebanyak 10.000 ton.
"Patokan angka target pembelian beras pada 2013 untuk Sumut memang belum ada, tetapi dipastikan ada program itu, karena Bulog cenderung berupaya melakukan pengadaan dari dalam negeri, di tengah semakin meningkatnya produksi petani," kata Humas Bulog Sumut Rusli di Medan, Kamis.
Pada 2012 target pembelian beras petani Bulog sebanyak 10.000 ton, dan rencana itu diyakini terpenuhi, mengingat hingga per 28 Desember 2012 sudah terealisasi hampir 9.500 ton, atau 9.496 ton lebih.
Pembelian beras petani di Sumut terbanyak dari wilayah di bawah Sub Divisi Regional (Divre) Medan seperti dari Deli Serdang dan Serdang Bedagai.
Petani semakin tertarik menjual beras ke Bulog karena harga beli yang ditawarkan pemerintah juga menarik.
"Pembelian beras petani yang lumayan banyak itu sangat membantu pengadaan stok Bulog Sumut," katanya.
Dia menyebutkan akibat adanya pembelian beras petani dan pasokan rutin dari daerah lain seperti Jawa Timur, stok beras Bulog Sumut aman hingga mendekati semester I 2013.
Stok beras Bulog Sumut ada sebanyak 70.264 ton, dan diyakini bertambah lagi karena ada pasokan rutin dari daerah lain.
"Mudah-mudahan hasil panen MT (musim tanam) II yang sudah dimulai sejak Bulan November 2012, hasilnya bagus sehingga stok beras di Bulog dan di tangan petani semakin aman,"katanya.
Pedagang grosir sembilan bahan pokok (sembako) di Kampung Baru, Sadeli, menyebutkan, harga beras cenderung bergerak naik sejak akhir Desember 2012 dengan alasan pemasok, panen petani belum masuk sehingga stok menipis.
"Harga beras naik lagi sekitar Rp500 per kg, sehingga harga beras IR64 sudah mencapai Rp8.500 hingga Rp9.000 per kg," katanya.
Beras yang dipasarkan ke Sumut juga sebagian besar dari Aceh.***2*** (T.E016/B/M008/M008) 03-01-2013 18:57:55
