Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution menyatakan dukungannya terhadap program magang kerja bagi putra-putri Sumut ke Jepang.
"Saya sangat mendukung. Kita boleh mengirim tenaga kerja ke luar negeri, tetapi itu bukan solusi utama," ucap Bobby usai menerima perwakilan OSHiN Tekno dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mori Centre di Kantor Gubernur Sumut, Senin.
Ia mengatakan, program magang kerja ke Jepang dinilainya sebagai salah satu solusi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Yang paling penting adalah mereka membawa pulang ilmu, pengalaman, dan keterampilan untuk membangun daerah asal," ujar Bobby.
Gubernur menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap mendukung pelatihan keterampilan bagi calon peserta magang.
"Hal ini penting agar tenaga kerja yang dikirim benar-benar sesuai kebutuhan, serta kesiapan perusahaan penerima di Jepang," tutur Bobby.
Perwakilan OSHiN Tekno dan LPK Mori Centre Muhammad Khaidar berharap Gubernur Sumatera Utara dapat melakukan kunjungan langsung ke Jepang.
Selama di Jepang, lanjut dia, Gubernur Sumatera Utara dapat bertemu langsung dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka.
"Kami berharap dukungan Bapak Gubernur hadir langsung di Jepang untuk bertemu KJRI Osaka guna mengumpulkan lembaga, dan organisasi penerima kerja," papar Khaidar.
Sebab, pihaknya meyakini kunjungan ini akan meningkatkan kepercayaan organisasi dan perusahaan pemberi kerja terhadap pekerja asal Sumatera Utara.
Khaidar juga menyampaikan, di Jepang saat ini membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar tahun ini, khususnya sektor pertanian dan perkebunan.
Saat ini terdapat sekitar 3.000 perusahaan berada di bawah organisasi penerima kerja di Jepang dengan sektor usaha yang beragam.
"Kami berharap dari Sumut dapat mencapai seribu peserta magang ke Jepang melalui LPK yang ada di Sumut," tuturnya.
Selama ini, lanjut dia, perekrutan tenaga kerja asal Sumatera Utara dinilai masih sedikit dibandingkan daerah lainnya di Indonesia.
"Oleh karena itu, kehadiran langsung Gubernur Sumut ke Jepang akan memberikan dampak positif bagi perusahaan Jepang untuk menerima lebih banyak tenaga kerja dari Sumut," ucap Khaidar.
