Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menerima piagam penghargaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Selain itu, Bobby menyatakan dukungan terhadap rencana pendirian Balai Latihan Mitigasi Bencana bagi masyarakat di daerah rawan bencana.

"Ini menjadi pelajaran agar pelatihan kebencanaan itu menjadi perhatian penting bagi kepala daerah," ungkap Bobby ketika menerima penghargaan dari Kepala Kantor Basarnas RI Kelas A Medan Hery Marantika di Kantor Gubernur Sumut, Senin (30/3).

Gubernur menyoroti pentingnya akan peningkatan pengetahuan kebencanaan dan mitigasi, termasuk langkah siaga.

Kemudian, pencegahan, serta validasi data korban dan kerusakan sebagai bagian dari upaya antisipasi ke depan.

Adapun piagam penghargaan ini diberikan atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam Operasi SAR Darurat Bencana Hidrometeorologi di wilayah Sumut.

"Saya sarankan agar balai pelatihan ini kalau mau dibuka, bisa diutamakan untuk perangkat desa seperti kepala dusun/kepala lingkungan dan kepala desa/lurah,” jelas Bobby.

Gubernur juga mengatakan, perangkat pemerintah di tingkat yang paling dekat dengan masyarakat itu merupakan garda terdepan dalam memahami kondisi wilayahnya.

Dengan bekal pengetahuan mitigasi bencana, lanjut dia, mereka diharapkan mampu mendorong langkah antisipatif sejak dini sekaligus responsif terhadap berbagai kemungkinan.

"Untuk mengapresiasi itu, bisa kita pertimbangkan nanti ada semacam insentif atau tambahan setelah perangkat desa mengikuti dan mendapat sertifikat pelatihan kebencanaan atau mitigasi bencana," tuturnya.

"Sedangkan untuk sarana pelatihan, kita (Pemprov Sumut) juga siap mendukung dan membantu untuk pembangunan balai latihan," tegas Bobby.

Kepala Kantor Basarnas RI Kelas A Medan Hery Marantika mengapresiasi atas dukungan Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam penanganan bencana, khususnya akhir November 2025 yang dinilai sangat responsif.

"Karena waktu itu Gubernur Sumatera Utara cepat tanggap dalam memitigasi bencana. Jadi saya menyampaikan pesan dari Kepala Basarnas RI (Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi’i, red) berupa penghargaan ini," kata Hery.

"Kami berharap bisa mendirikan balai pelatihan kebencanaan, terutama untuk 18 daerah terdampak bencana. Pesertanya juga bisa dari masyarakat biasa atau relawan," ungkap Hery.

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026