Tapanuli Utara (ANTARA) - Assistant Manager Operasional BRI Cabang Tarutung, Zulfikar Batubara mengatakan, pihaknya tengah menyosialisasikan dukungan BRI terhadap pelaksanaan Program Indonesia Pintar melalui komitmen untuk mempermudah layanan keuangan bagi siswa penerima manfaat PIP melalui fasilitas kartu debit PIP dan mesin "Electronic Data Capture".
"Dengan adanya fasilitas ini, siswa dapat melakukan transaksi keuangan dengan aman, mudah, dan cepat. Hal ini sejalan dengan misi BRI dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya di sektor pendidikan," ujar Zulfikar Batubara, Senin (20/10).
Hal tersebut juga disampaikan saat Zulfikar mendampingi kehadiran Anggota Komisi X DPR RI, Sabam Sinaga dalam kunjungan kerjanya ke SMP Negeri 3 Tarutung, Tapanuli Utara, pada akhir pekan lalu.
Disebutkan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pemerataan akses pendidikan melalui Program Indonesia Pintar yang digagas oleh pemerintah pusat.
Pada kesempatan itu, Sabam Sinaga menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi masa depan bangsa. Ia menilai sinergi antara pemerintah, dunia perbankan, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan setiap anak di daerah mendapatkan akses pendidikan yang layak.
"Kami di Komisi X DPR RI akan terus memperjuangkan pemerataan pendidikan di seluruh pelosok, termasuk di Tapanuli Utara. Bantuan PIP harus tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh siswa yang membutuhkan," tegasnya.
Selain berdialog dengan pihak sekolah dan para siswa, Sabam Sinaga juga menyerahkan secara simbolis bantuan PIP kepada sejumlah pelajar penerima manfaat. Ia berharap agar dukungan tersebut dapat meningkatkan semangat belajar serta memotivasi siswa untuk berprestasi.
"Kita ingin kualitas pendidikan di Tapanuli Utara terus meningkat dan merata, baik dari sisi fasilitas maupun sumber daya manusianya," tutup Sabam.
Kunjungan ini disambut positif oleh pihak sekolah dan para siswa, yang merasa terbantu dengan kemudahan layanan perbankan serta perhatian pemerintah terhadap pendidikan di daerah.
