Madina (ANTARA) - Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution, menekankan pentingnya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) agar pembangunan di kabupaten itu dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Hal tersebut disampaikan bupati saat menghadiri kegiatan sejuta selawat di Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Senin (15/9).
"Mudah-mudahan kita di Madina bisa bersama menjaga kabupaten ini agar Allah SWT senantiasa melindungi kita, sehingga kita selalu dalam keadaan damai dan tenteram untuk membangun daerah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, bupati juga menyinggung beberapa kejadian anarkis di beberapa wilayah yang ada di Indonesia yang berujung pada kerusakan dan korban jiwa.
Saipullah menceritakan, bahwa dalam sebulan terakhir dirinya kerap mengikuti rapat dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) maupun kementerian lainnya, baik langsung di Jakarta maupun melalui virtual. Dari rapat itu, para kepala daerah dipesankan untuk menciptakan suasana kondusif di wilayah masing-masing.
Menindaklanjuti hal itu, Pemkab Madina kata Saipullah telah mengeluarkan surat edaran untuk mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan mengerahkan Satlinmas serta Satpol PP untuk menjaga ketertiban bersama pemerintah desa.
Selain masalah keamanan, Bupati Saipullah juga menyoroti kasus kejahatan seperti pemerkosaan, pelecehan seksual, narkoba, perjudian, dan konflik tanah.
Untuk melindungi generasi muda dari pengaruh buruk tersebut beliau menekankan pentingnya mendorong kegiatan-kegiatan keagamaan seperti pengajian akbar, tabligh akbar, hingga selawat bersama.
“Anak-anak kita adalah generasi penerus yang harus kita jaga dan pelihara agar kelak bisa membawa Madina semakin maju,” ungkap dia.
Hadir pada kesempatan tersebut Pj Sekdakab Madina, Sahnan Pasaribu, Kadis Perizinan Ahmad Faisal, Kadis Kominfo, Azhar Paras Muda, Kasatpol PP dan Damkar, Yuri Andri, Kabag Protokol, Mawardi Hasibuan, Kabag Umum, Irsan, Kabag Kesra, Bahruddin Juliadi unsur Forkopincam serta pimpinan pengajian bukit barokah, ustaz Salman Ahmad.
