Madina (ANTARA) - Untuk menumbuhkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat bersama dengan PT Sorik Marapi Geothermal Power melaksanakan sharing discussion bersama dengan pengurus PKK di aula Kantor Bupati Madina pada Selasa (23/7).
Sosialisasi berbagi pengetahuan dan pengalaman pengembangan usaha UMKM tersebut turut juga dihadiri Ketua TP-PKK Madina, Yupri Astuti Saipullah Nasution bersama seluruh pengurus, perwakilan PKK kecamatan dan Koordinator tim CDCR, Ngalim sebagai pembicara.
Dalam kegiatan itu, Ngalim menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan untuk menumbuhkan UMKM.
Ngalim juga menunjukkan sukses story yang pernah ia kerjakan di berbagai wilayah di Indonesia, baik di bidang pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, dan produk kerajinan tangan
"Membangun UMKM dimulai dari mengenali dan melakukan mapping potensi. Lalu, membuat wadah atau kelembagaan baik dalam bentuk kelompok atau koperasi," katanya.
Ia mengatakan, dalam menjalankan usaha, kelompok sangat penting menyamakan niat dan tujuan untuk menyusun rencana kerja. Lalu untuk menjaga keberhasilan program, perlunya tim yang ahli untuk melakukan pendampingan dan monitoring rutin.
Ngalim juga menampilkan data produksi dan pendapatan dari 9 kelompok binaan PT. SMGP dari tahun 2023 sampai tahun 2025 kuartal 2 (Januari -Juni), yang mana produksi dan pendapatan mengalami kenaikan yang cukup bagus. Hal ini terlihat dari social return on invesment (SROI) di atas angka 1.
"Ini artinya usaha yang dikembangkan oleh kelompok tim PKK atau Kelompok Wanita Tani binaan SMGP sangat efisien dan layak dikembangkan. Sangat jelas terlihat modal yang sudah diberikan untuk usaha, dalam waktu 2,5 tahun sudah menghasilkan 2-4 kali lipat modal awal," ujarnya.
Pengurus TP-PKK Madina dan kecamatan terlihat antusias dalam kegiatan sosialisasi ini, hal ini terlihat pada sesi tanya jawab, misalkan dari PKK Desa Malintang Julu, Batahan, Gunung Tua, dan sebagainya. Mereka berharap ada bimbingan wawasan ilmu pengetahuan yang berkelanjutan.
Mereka melihat langsung produk UMKM yang tumbuh berkembang baru desa atau kecamatan yang berada di wilayah kerja PT SMGP
"Harapan saya semoga pemda melalui Tim PKK kabupaten serius membina tim PKK yang ada di kecamatan sehingga tumbuh UMKM berkelanjutan yang dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat," harap Ngalim.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Madina, Yupri Astuti Saipullah Nasution, Jumat (25/7) mengucapkan terima kasih atas pemaparan strategi menumbuhkan UMKM dari tim CDCR PT SMGP.
Ia berharap TP PKK di kecamatan dan desa mulai merumuskan program yang sesuai dengan potensi di wilayah masing-masing
"Apa yang disampaikan pemateri sangat bermanfaat buat kita. Ada pondok kecil dari papan di sekelilingnya ditanami sayur sayuran. Ada juga tambak ikan yang terbuat dari terval, yang hasilnya bisa menurunkan stunting juga berdampak pada perekonomian warga," kata Yupri.
"Ibu-ibu PKK dalam kegiatan itu juga sudah menyampaikan bidang apa saja yang akan mereka kembangkan, ada yang memilih pertanian, perkebunan dan peternakan. Kalau saya sendiri memilih ternak, karena salah satu jalan untuk menurunkan angka stunting di daerah kita," tambah Yupti Astuti.
