Tapanuli Selatan (ANTARA) - Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Simagomago bersama Babinsa dan mitra BPS (Badan Pusat Statistik) melaksanakan panen padi varietas lokal Silatihan di Desa Situmba Julu, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
"Panen dilakukan di lahan seluas 2 hektare oleh Kelompok Tani Satahi, dengan hasil mencapai 6,5 ton per hektare," kata Rahdian Pakpahan, Koordinator BPP Simago-mago, Selasa.
Kegiatan ini, kata dia, merupakan bagian dari program pendampingan pertanian untuk mendukung swasembada beras, selaras dengan Nawacita Presiden Prabowo dan visi-misi Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, dalam meningkatkan kesejahteraan petani.
Ia juga menyebut sebanyak 85 persen masyarakat Sipirok adalah petani, dan saat ini telah memasuki masa panen musim tanam Okmar (Oktober - Maret).”
Ia juga menyinggung hasil panen. Sebagian besar, disimpan petani untuk kebutuhan rumah tangga, sementara sebagian dijual dalam bentuk beras.
"Saat ini harga padi di wilayah kita ini mencapai Rp6.700 per kilogram," katanya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Babinsa Desa Situmba, penyuluh pertanian Sipirok, serta mitra BPS Tapsel.
"Namun, kita memperkirakan untuk musim tanam berikutnya akan sedikit tertunda akibat berkurangnya debit air karena musim kemarau," tandasnya.
