Menurut Bupati Tapsel Dolly Pasaribu dalam keterangan terima, Kamis (16/11) mengatakan edukasi bulan inklusi keuangan ini berkaitan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.
"Edukasi produk keuangan/simpanan perlu untuk meminimalisir ketidakstabilan ekonomi (bisnis) masyarakat. Termasuk konsistensi perbankan terkait simpanan masyarakat dan menyalurkan pinjaman," sebut Dolly.
Lanjut Bupati berharap ada langkah maju apalagi saat memeringati bulan inklusi keuangan. Perhatian perbankan - non bank kepada masyarakat dikuatkan menghidupkan kembali ekonomi pasca COVID-19.
"Kiranya bulan inklusi keuangan ini dapat menggerakkan pendanaan perekonomian masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kabupaten Tapsel pasca serangan COVID-19," kata Dolly lagi berharap.
Mengingat situasi ataupun pemahaman umumnya masyarakat terhadap produk keuangan masih terbatas begitu juga informasi yang didapatkan masyarakat juga terbatas.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.