Agar kuota Haji 1444H/2023M dapat terserap maksimal, Hilman meminta  Kanwil Kemenag mendorong jamaah segera melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH).

Di samping itu Kakanwil juga diminta untuk menyampaikan informasi bahwa jamaah calon haji cadangan akan mengisi kuota tambahan yang diberikan Arab Saudi sebanyak 8.000 orang.

"Dan mendata jamaah lunas BIPIH yang akan menunda keberangkatannya," kata Hilman Latief.

Terkait kendala, ia menjelaskan  waktu pelunasan dengan awal keberangkatan kloter pertama hanya 15 hari. Selain itu penambahan kuota juga akan berdampak pada penambahan 19 kloter.

Sehingga, perlu pembahasan slot-time penerbangan dengan pihak maskapai dan persetujuan dari General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi.

"Juga perlu adendum perjanjian kerja sama dengan maskapai penerbangan, penambahan kloter berdampak penambahan tambahan keberangkatan dari asrama haji, sementara kapasitas asrama haji tertentu, terbatas," kata  Hilman.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menag minta Kanwil jemput bola terkait pelunasan biaya haji

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026