Selain Bupati, Kapolres Asahan, AKBP Roman Smardhana Elhaj, Ketua PKK Asahan turut melakukan penetesan vaksin polio kepada balita. Selanjutnya balita yang telah diberikan vaksin diberi hadiah mainan. “ Harapan kita capaian PIN di Asahan bisa capai 95 % dari target,” kata Bupati, Senin (13/02) di Posyandu di Kecamatan Buntu Pane.
Untuk mencapai target, Bupati berharap kepada seluruh lapisan masyarakat ikut serta mensosialisasikan dan mensukseskan PIN tersebut. Pelaksanaan PIN dilakukan 2 tahap. Pertama tanggal 13 Februari dan kedua akan dilaksanakan pada 13 Maret tahun 2023. Vaksin diberikan kepada anak usia 0 bulan sampai 59 bulan berarti di bawah 5 tahun.“ Vaksin ini menggunakan biofarma dan telah diakui kehalalannya oleh majelis ulama Indonesia,” ucap Bupati.
Kepada orang tua, Bupati menjelaskan vaksin imunisasi polio bertujuan upaya mencegah supaya tidak terjadi kelumpuhan kepada anak anak terutama usia 0 sampai 59 bulan.
“ Mari kita ajak dan himbau untuk tidak takut diimunisasi, jangan takut diimunisasi ajak semuanya untuk diimunisasi agar pelaksanaan PIN di Asahan sukses,” ajak Bupati.
Sementara itu, Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Kabid Kesmas Hery Valona Ambarita menyatakan pihaknya telah mendistribusikan kebutuhan vaksin. Tentunya jumlah yang diberikan sesuai koordinasi dan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Asahan. “ Harapan kita target di Asahan bisa tercapai dengan baik,” katanya.
Selain di Kecamatan Buntu Pane, pencanangan PIN juga di Lakukan oleh Wakil Bupati Asahan, Taufik ZA Siregar di kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kisaran Barat. Dan Sekretaris Daerah, Jhon Hardi Nasution di Desa Binjai Serbangan, kecamatan Air Joman beberapa Kecamatan lainya.
Pewarta: Indra SikumbangEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.