• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News sumut
Selasa, 13 Januari 2026
Antara News sumut
Antara News sumut
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Berita Sumut
    • Asahan
    • Batubara
    • Binjai
    • Dairi
    • Deli Serdang
    • Diskop UMKM Kota Medan
    • Gunungsitoli
    • Humbang Hasundutan
    • Karo
    • Labuhan Batu
    • Labuhanbatu Selatan
    • Labuhanbatu Utara
    • Langkat
    • Madina
    • Medan
    • Nias
    • Nias Barat
    • Nias Selatan
    • Nias Utara
    • Padang Lawas
    • Padang Lawas Utara
    • Padang Sidempuan
    • Pakpak Barat
    • Pematang Siantar
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Sibolga
    • Simalungun
    • Tanjung Balai
    • Tapanuli Selatan
    • Tapanuli Tengah
    • Tapanuli Utara
    • Tebing Tinggi
    • Toba
    • Nasional
      • Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Sabtu, 8 November 2025 20:38

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Sabtu, 8 November 2025 19:42

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Sabtu, 8 November 2025 16:19

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Selasa, 14 Oktober 2025 13:30

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        Sabtu, 10 Mei 2025 23:30

    • Regional
      • Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Rabu, 5 Juni 2024 21:40

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Rabu, 6 September 2023 20:48

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Kamis, 19 Januari 2023 21:27

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa  di Singkil, Aceh

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa di Singkil, Aceh

        Senin, 16 Januari 2023 9:28

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        Senin, 17 Oktober 2022 0:30

    • Ekonomi Dan Bisnis
      • Rupiah melemah, investor hati-hati terhadap aset berisiko

        Rupiah melemah, investor hati-hati terhadap aset berisiko

        Selasa, 13 Januari 2026 17:33

        Emas Antam lanjutkan tren lonjakan harga, kini naik Rp21.000 per gram

        Emas Antam lanjutkan tren lonjakan harga, kini naik Rp21.000 per gram

        Selasa, 13 Januari 2026 12:04

        KAI:Stasiun KA Belawan urat nadi distribusi komoditas ke pasar global

        KAI:Stasiun KA Belawan urat nadi distribusi komoditas ke pasar global

        Selasa, 13 Januari 2026 12:01

        Rupiah melemah, pejabat Fed beri pernyataan hawkish terkait suku bunga

        Rupiah melemah, pejabat Fed beri pernyataan hawkish terkait suku bunga

        Selasa, 13 Januari 2026 11:59

        Hari ini harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian kompak stabil lagi

        Hari ini harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian kompak stabil lagi

        Senin, 12 Januari 2026 12:50

    • Hukum dan Kriminal
      • KPK geledah Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan

        KPK geledah Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan

        Selasa, 13 Januari 2026 14:43

        Polda Sumut selidiki jaringan peredaran 2,5 kilogram zat keytamine

        Polda Sumut selidiki jaringan peredaran 2,5 kilogram zat keytamine

        Senin, 12 Januari 2026 18:09

        KPK tetapkan 5 tersangka usai OTT soal dugaan suap pemeriksaan pajak

        KPK tetapkan 5 tersangka usai OTT soal dugaan suap pemeriksaan pajak

        Minggu, 11 Januari 2026 11:21

        KPK mulai OTT pertama di 2026, tangkap pegawai pajak

        KPK mulai OTT pertama di 2026, tangkap pegawai pajak

        Sabtu, 10 Januari 2026 11:07

        Maruli apresiasi tindakan tegas Kanwil Sumut di lingkungan pemasyarakatan

        Maruli apresiasi tindakan tegas Kanwil Sumut di lingkungan pemasyarakatan

        Jumat, 9 Januari 2026 18:35

    • Olahraga
      • Bulu Tangkis
      • Futsal
      • Piala Dunia
      • Piala Eropa
      • PSMS
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Editorial
          • Artikel
          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Rabu, 31 Desember 2025 15:34

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Selasa, 30 Desember 2025 17:01

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Selasa, 16 Desember 2025 14:38

          Cahaya dari Pesantren: Menanam Cinta Ilahi, Menuai Peradaban Dunia

          Cahaya dari Pesantren: Menanam Cinta Ilahi, Menuai Peradaban Dunia

          Selasa, 21 Oktober 2025 17:34

      • Peristiwa
        • Mendagri: Percepatan pemulihan pascabencana jadi prioritas utama

          Mendagri: Percepatan pemulihan pascabencana jadi prioritas utama

          Selasa, 13 Januari 2026 13:53

          Prabowo targetkan kemiskinan ekstrem nol pada 2029

          Prabowo targetkan kemiskinan ekstrem nol pada 2029

          Senin, 12 Januari 2026 15:29

          Gunung Semeru empat kali erupsi

          Gunung Semeru empat kali erupsi

          Senin, 12 Januari 2026 12:21

          Dasco telepon Prabowo hubungkan ke Purbaya saat rapat bencana di Aceh

          Dasco telepon Prabowo hubungkan ke Purbaya saat rapat bencana di Aceh

          Minggu, 11 Januari 2026 11:30

          Mendagri minta daerah bencana laporkan kerusakan fasilitas publik

          Mendagri minta daerah bencana laporkan kerusakan fasilitas publik

          Minggu, 11 Januari 2026 11:25

      • Cuaca
        • Brimob gencarkan pembersihan SMP Langkat percepat aktivitas belajar

          Brimob gencarkan pembersihan SMP Langkat percepat aktivitas belajar

          Senin, 29 Desember 2025 16:57

          Kementan/Bapanas kembali salurkan bantuan logistik bencana di Sumut

          Kementan/Bapanas kembali salurkan bantuan logistik bencana di Sumut

          Minggu, 28 Desember 2025 14:59

          Pemkot Medan kerahkan 3.000 personel atasi sampah usai banjir

          Pemkot Medan kerahkan 3.000 personel atasi sampah usai banjir

          Minggu, 28 Desember 2025 14:58

          Gubernur Sumut minta PPPK tingkatkan pelayanan kepada masyarakat

          Gubernur Sumut minta PPPK tingkatkan pelayanan kepada masyarakat

          Kamis, 25 Desember 2025 10:20

          Gubernur Sumut: Prioritas  pemerintah bangun rumah korban yang hilang

          Gubernur Sumut: Prioritas pemerintah bangun rumah korban yang hilang

          Sabtu, 20 Desember 2025 19:00

      • Foto
        • Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Senin, 12 Januari 2026 11:49

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Rabu, 24 Desember 2025 18:59

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          Kamis, 18 Desember 2025 15:43

          Menyelamatkan lampu untuk peneranggan pascabanjir Bandang

          Menyelamatkan lampu untuk peneranggan pascabanjir Bandang

          Kamis, 4 Desember 2025 19:21

          Imigrasi TPI Belawan operasikan 3 inovasi layanan publik

          Imigrasi TPI Belawan operasikan 3 inovasi layanan publik

          Kamis, 20 November 2025 19:28

      • Video
        • Pemulihan bencana di Sumut, Kodam I/BB terima alat berat dari KSAD

          Pemulihan bencana di Sumut, Kodam I/BB terima alat berat dari KSAD

          Senin, 12 Januari 2026 11:22

          Pascabanjir Sumatera, Disdukcapil Medan ganti ribuan dokumen warga

          Pascabanjir Sumatera, Disdukcapil Medan ganti ribuan dokumen warga

          Kamis, 8 Januari 2026 17:18

          Hari pertama sekolah, ratusan siswa SD di Garoga belajar di tenda

          Hari pertama sekolah, ratusan siswa SD di Garoga belajar di tenda

          Senin, 5 Januari 2026 19:56

          Kodam I/BB bangun Jembatan Aramco guna pulihkan akses warga di Langkat

          Kodam I/BB bangun Jembatan Aramco guna pulihkan akses warga di Langkat

          Senin, 5 Januari 2026 14:30

          Mendikdasmen sebut revitalisasi sekolah di Sumut capai 48,5 persen

          Mendikdasmen sebut revitalisasi sekolah di Sumut capai 48,5 persen

          Minggu, 4 Januari 2026 23:24

      Kesabaran berujung sejarah dan emas kedelapan Indonesia dari Olimpiade

      Senin, 2 Agustus 2021 15:57 WIB 2234

      Kesabaran berujung sejarah dan emas kedelapan Indonesia  dari Olimpiade

      Pebulutangkis ganda Putri Indonesia Greysia Pollii (kiri) dan Apriyani Rahayu mencium medali emas yang berhasil mereka raih untuk nomor bulutangkis ganda putri Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Senin (2/8/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

      Jakarta (ANTARA) - Sebelum final ganda putri Olimpiade Tokyo 2020 antara pasangan Indonesia Greysia Polli/Apriyani Rahayu dan ganda putri China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan yang dimenangkan Greysia/Apriyani 21-19, 21-15, pasangan Indonesia itu sepertinya sudah tahu bahwa terpancing oleh gaya bermain agresif lawan yang berperingkat 3 dunia itu sama artinya menutup peluang medali emas.

      Dan mereka tak mau terpancing, sebaliknya mendikte lawan pada tingkat yang membuat lawan frustrasi berat. Padahal dalam sembilan pertemuan terdahulu di antara mereka, Chen/Jia sudah enam kali mengalahkan Greysia/Apriyani.

      Salah satu kesimpulan yang bisa dibaca dari masing-masing lima pertandingan terdahulu yang dijalani oleh baik Greysia/Apriyani maupun Chen/Jia adalah ada dua hal besar yang membedakan mereka.

      Baca juga: Greysia/Apriyani raih emas Olimpiade Tokyo 2020

      Satu pasangan menghasilkan kesabaran yang di antaranya menghasilkan pertahanan yang luar biasa, dan ini adalah Greysia/Rahayu. Satu lagi pasangan yang bertumpu kepada pola main agresif dan terlihat ingin menghindari reli-reli panjang, dan ini adalah Chen/Jia. Tetapi kali ini agresivitas ganda putri China itu menemui tembok kokoh yang sulit sekali ditembus yang digalang mendekati sempurna oleh Greysia dan Apriyani.

      Sebelum mengalahkan final itu, Greysia/Apriyani membutuhkan 344 menit dan 243 poin untuk sampai ke final setelah menyisihkan lima ganda putri lainnya termasuk dua pasangan berperingkat di atas mereka yang salah satunya peringkat satu dunia dari Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

      Dalam lima laga terdahulu sebelum final, Greysia/Apriyani bermain lebih alot dari pada Chen/Jia dengan melewatkan reli rata-rata 16 detik dan 12 pukulan per reli.

      Sedangkan Chen/Jia melewatkan total 344 menit dan 206 poin dari lima pertandingan sebelumnya yang hanya peringkat satu dunia Yuki Fukushima/Sayaka Hirota yang menjadi lawan berperingkat lebih tinggi dari mereka.

      Pasangan China ini juga memainkan rata-rata reli yang lebih singkat dibandingkan dengan Greysia/Rahayu, sekitar 13 detik dan 8 pukulan per reli.

      Intinya, sebelum final itu, Greysia/Apriyani bermain lebih liat dan sabar dibandingkan dengan Chen/Jia.

      Kalau Chen/Jia hanya sekali saja memainkan reli di atas 60 detik atau satu menit, yaitu 84 detik pada gim ketiga melawan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota pada perempat final, maka Greysia/Apriyani tercatat tujuh kali adu reli lebih dari 60 detik. Mereka bahkan tiga kali memainkan reli di atas 100 menit ketika melawan tiga pasangan berbeda.

      Pertama, ketika game kedua perdelapan besar melawan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota di mana mereka menghabiskan waktu 103 detik. Kedua, pada gim ketiga melawan Du Yeu/Li Yin Hui dalam perempat final yang menghabiskan waktu 101 detik. Dan terakhir saat memenangkan reli terlamanya 111 detik ketika melawan Lee Sohee/Shin Seungchan pada gim kedua saat kedudukan 19-16.

      Dari data-data itu terlihat pasangan Indonesia adalah tipikal pekerja keras dan pantang menyerah.

      Dan final menegaskan reputasi Greysia/Rahayu itu. Mereka menjadi pihak yang lebih sabar sekalipun memiliki kesempatan sama besar dengan Jia/Chen untuk agresif, karena teknik bertanding mereka pun sama lengkap dan baiknya dengan ganda mana pun yang berperingkat di atas mereka, termasuk Jia/Chen.

      “Tak usah buru-buru”

      Seperti dalam pertandingan-pertandingan terdahulunya pada Olimpiade ini, ganda putri Indonesia tak ingin cepat menyudahi laga, sebaliknya beberapa kali memancing lawan melakukan hal yang tidak mereka lakukan itu.

      Ya, hasil pertandingan final itu tidak saja menciptakan sejarah untuk pertama kalinya ganda putri Indonesia menyumbangkan medali emas, dan juga medali pertama, dalam ajang Olimpiade sejak cabang olah raga ini dipertandingkan pada Olimpiade Barcelona 1992.

      Karena laga final ini juga menunjukkan determinasi dan fokus luar biasa tinggi Greysia/Apriyani yang menjadi kunci kemenangan mereka, selain teknik dan kecerdasan baik dalam membaca pertandingan maupun menyetel ritme permainan.

      Bayangkan, sejak mereka disamakan 1-1 untuk kemudian unggul 2-1 pada kedua gim yang mereka mainkan dalam final Olimpiade itu, Greysia/Rahayu tak pernah bisa disusul oleh China Chen/Jia.

      Kecuali pada kedudukan 1-1 dalam kedua gim laga final itu, hanya satu kali Chen/Jia menyamakan kedudukan ketika mereka membuat penonton Indonesia berdegup kencang kala mengubah kedudukan 11-11 pada game pertama. Tetapi setelah itu ganda China itu tak mampu satu kali pun menyamakan kedudukan, apalagi menyalip Greysia/Rahayu.

      Memang dua kali Chen/Jia bangkit menyusul sampai merebut empat poin berturut-turut, pada kedua gim. Pertama, ketika kedudukan 19-14 gim pertama, dan berikutnya pada kedudukan 19-10 gim kedua.

      Tapi begitu mereka berusaha merebut poin kelima berturut-turut, Greysia/Rahayu tahu apa yang harus mereka lakukan dan mereka tahu, seperti disebut pelatih mereka Eng Hian saat timeout pada kedudukan 4-2 gim kedua, bahwa pasangan China itu "ingin cepat-cepat menyelesaikan game".

      Untuk itu mereka bermain sabar sekali bahkan itu terjadi saat tinggal dua poin untuk menuntaskan gim kedua pada kedudukan 19-10. Jelas sekali, mereka berhasil mengelola dengan sangat baik emosi dan mental mereka.

      Mari kita lihat kembali beberapa momen penting dalam pertandingan final ini.

      Ketika Chen terlihat tak sabar sampai Indonesia memimpin 10-8 dan kemudian menjadi 11-8 saat smash Chen menyangkut net karena berusaha cepat-cepat menyelesaikan laga, China meminta timeout.

      Di sini, pelatih Eng Hian meminta Greysia/Rahayu agar "enggak usah buru-buru" menuntaskan pertandingan hanya karena ingin segera memetik poin dan mengakhiri lawan.

      Dan ganda putri Indonesia ini menuruti pelatihnya. Dengan dingin mereka meladeni pasangan China tapi juga tak mau terbawa arus permainan lawan, bahkan hal itu dibarengi dengan pertahanan luar biasa pejal ketika gabungan refleks tinggi, akurasi dan kecerdasan membaca perlawanan membuat mereka unggul 16-12.

      Ini mungkin salah satu momen di mana pasangan Indonesia itu memiliki mental juara yang lebih besar dari pada lawannya.

      Saat terjadi reli menuju kedudukan 16-12 itu, refleks cepat Greysia mengembalikan smash dari pasangan China dan pengembalian heorik Apriyani saat mementalkan smash China lainnya dengan setengah berjongkok, membuat mereka sudah seperti di atas angin.

      Setelah itu, Jia/Chen memang sempat menyusul dengan berturut-turut meraih empat poin dari kedudukan 19-14, tetapi lagi-lagi omongan Eng Hian benar, pasangan China itu terlalu bernafsu menyelesaikan laga.

      Ketika smash Jia gagal melewati net dan kedudukan berubah 20-18, momentum sudah dipegang Greysia/Rahayu sekalipun pasangan China itu sempat menempel sampai 20-19. Gim pertama pun diselesaikan dengan 21-19 oleh Greysia/Apriyani.

      “Ini untuk kalian”

      Gim kedua menjadi titik balik dari pertandingan yang berlangsung lebih sengit pada gim pertama. Sama seperti gim pertama, Greysia/Apriyani tak pernah bisa dikejar, bahkan kali ini sama sekali tak bisa disamakan kecuali kedudukan 1-1 pada awal gim, sejak kedudukan 2-1 pada gim terakhir itu.

      Jia/Chen kesulitan menemukan titik lemah Greysia/Apriyani, sekalipun mereka mencobanya dengan rangkaian smash, lob dan permainan net, yang beberapa kali dengan heroik dimentahkan oleh ganda putri Indonesia itu. Sungguh, ganda putri itu sudah tak memiliki cara untuk memancing pasangan Indonesia mengikuti pola permainannya.

      Mereka bahkan tertinggal sampai 2-7 yang tercipta karena pertahanan luar biasa tangguh dari Greysia dan penempatan bola yang cerdas dari Apriyani yang refleks mengirimkan shuttlecock ke kiri daerah permainan China yang kosong tak terjaga.

      Setelah itu kedua pasangan bergantian menambah poin sampai kedudukan 11-7. Indonesia menambah empat poin, sedangkan China lima poin tapi tidak pernah dilakukan lebih dari dua poin berturut-turut.

      Posisi 11-7 itu sempat terhenti oleh permintaan timeout dari China. Timeout itu diminta setelah dua poin yang didapatkan Indonesia dari pengamatan bola yang baik sekali dari Rahayu terhadap serve Chen untuk mengubah kedudukan 10-7, dan drop shot yang disusul smash sempurna dari Apriyani untuk membuat kedudukan 11-7.

      Dari kedudukan ini, poin deras mengalir dari kedua raket Greysia/Rahayu dan ketika kedudukan menjadi 16-9, mental pemain China sudah ambruk yang tak bisa direhabilitasi lagi.

      Sebaliknya kepercayaan diri dan semangat bertanding Greysia/Rahayu semakin besar, termasuk saat momen sensasional nan heroik ketika Greysia mengganti raket di tengah reli panjang sekalipun akhirnya China yang memetik poin dari reli untuk membuat kedudukan 19-10.

      Ketika China kembali memetik empat poin berturut-turutnya, mereka sudah sangat terlambat. Momentum sudah dicengkeram kuat oleh Greysia/Rahayu.

      China berusaha menyelamatkan muka dengan meminta review pada kedudukan 21-15, tetapi pengamatan bola yang tajam dari Apriyani lebih dipercaya mesin dari pada pengamatan lintas net dari pasangan China itu.

      Dan emas pun menjadi milik Indonesia. “Ini untuk kalian,” kata Greysia Polii sampai memamerkan medali emasnya di depan kamera yang menyorotinya.

      Ini juga menandai Olimpiade ketujuh dari delapan Olimpiade terakhir yang diikuti Indonesia yang berakhir dengan medali emas. Hanya Olimpiade London 2012 Indonesia pulang tanpa medali emas, dan semua medali emas itu disumbangkan oleh bulu tangkis.

      Medali emas Greysia/Apriyani ini adalah medali emas kedelapan bulu tangkis setelah tujuh medali emas yang dipersembahkan bulutangkis sejak Olimpiade Barcelona 1992.

      Greysia Polli dan Apriyani Rahayu juga menjadi warga Indonesia ke-12 dan ke-13 yang dikalungi medali emas Olimpiade dan menjadi saksi berkumandangnya Indonesia Raya di panggung Olimpiade setelah Susi Susanti, Alan Budikusuma, Rexy Mainaky dan Rucky Subagja (ganda putra), Tony Gunawan dan Chandra Widjaya (ganda putra), Taufik Hidayat, Hendra Setiawan dan Markis Kido (ganda putra), dan Liliyana Natsir serta Tontowi Ahmad (ganda campuran).

      Selamat untuk duet baru Olimpian emas Indonesia, Greysia Polii, Apriyani Rahayu.

      Pewarta: Jafar M Sidik
      Editor : Juraidi
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Emas bola voli putra Olimpiade Tokyo 2020 jadi milik Prancis

      Emas bola voli putra Olimpiade Tokyo 2020 jadi milik Prancis

      8 Agustus 2021 05:16

      Perenang Rusia tuding Olimpiade  2020 tak adil

      Perenang Rusia tuding Olimpiade 2020 tak adil

      27 Juli 2021 08:40

      Greysia Polii umumkan  gantung raket di final Indonesia Masters 2022

      Greysia Polii umumkan gantung raket di final Indonesia Masters 2022

      3 Juni 2022 13:42

      Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra bersaing ketat menuju Olimpiade 2020

      Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra bersaing ketat menuju Olimpiade 2020

      9 September 2019 00:33

      Profil Singkat Tim Bulutangkis Indonesia di Olimpiade 2016 Brazil

      Profil Singkat Tim Bulutangkis Indonesia di Olimpiade 2016 Brazil

      28 Juli 2016 10:59

      Jadwal Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri dan Jojo jaga asa

      Jadwal Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri dan Jojo jaga asa

      10 Januari 2026 10:04

      Jadwal Malaysia Open: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

      Jadwal Malaysia Open: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

      8 Januari 2026 09:35

      Fulham tundukkan Chelsea 2-1

      Fulham tundukkan Chelsea 2-1

      8 Januari 2026 07:27

      Terkini

      • Kejati Sumut tahan Dirut PT PASU terkait dugaan korupsi penjualan aluminium

        Kejati Sumut tahan Dirut PT PASU terkait dugaan korupsi penjualan aluminium

        2 jam lalu

      • Ibu korban dugaan kekerasan seksual anak di Tapsel harap putusan adil

        Ibu korban dugaan kekerasan seksual anak di Tapsel harap putusan adil

        5 jam lalu

      • Terik matahari ujian berat pengungsi Badiri Tapteng di tenda darurat

        Terik matahari ujian berat pengungsi Badiri Tapteng di tenda darurat

        5 jam lalu

      • Rupiah melemah, investor hati-hati terhadap aset berisiko

        Rupiah melemah, investor hati-hati terhadap aset berisiko

        5 jam lalu

      • Sejumlah wilayah di Sumatera Utara berpotensi hujan pada Rabu

        Sejumlah wilayah di Sumatera Utara berpotensi hujan pada Rabu

        6 jam lalu

      Foto

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      Menyelamatkan lampu untuk peneranggan pascabanjir Bandang

      Menyelamatkan lampu untuk peneranggan pascabanjir Bandang

      Imigrasi TPI Belawan operasikan 3 inovasi layanan publik

      Imigrasi TPI Belawan operasikan 3 inovasi layanan publik

      Terpopuler

      623 bencana alam terjadi di Sumatera Utara sepanjang 2025

      623 bencana alam terjadi di Sumatera Utara sepanjang 2025

      Satres Narkoba Polres Tanjungbalai ringkus pemilik dan pemasok 2.985,9 gram kokain

      Satres Narkoba Polres Tanjungbalai ringkus pemilik dan pemasok 2.985,9 gram kokain

      Satres Narkoba Tanjungbalai ringkus tiga tersangka, BB 1.000 gram sabu

      Satres Narkoba Tanjungbalai ringkus tiga tersangka, BB 1.000 gram sabu

      Polresta Deli Serdang tangkap oknum polisi curi motor sesama anggota

      Polresta Deli Serdang tangkap oknum polisi curi motor sesama anggota

      Ini pesan Wawako kepada Dirut RSUD Tanjungbalai yang baru

      Ini pesan Wawako kepada Dirut RSUD Tanjungbalai yang baru

      Antara News sumut
      sumut.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Berita Sumut
      • Regional
      • Ekonomi Dan Bisnis
      • Hukum Dan Kriminal
      • Olahraga
      • Editorial
      • Peristiwa
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA