• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News sumut
Jumat, 6 Februari 2026
Antara News sumut
Antara News sumut
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Berita Sumut
    • Asahan
    • Batubara
    • Binjai
    • Dairi
    • Deli Serdang
    • Diskop UMKM Kota Medan
    • Gunungsitoli
    • Humbang Hasundutan
    • Karo
    • Labuhan Batu
    • Labuhanbatu Selatan
    • Labuhanbatu Utara
    • Langkat
    • Madina
    • Medan
    • Nias
    • Nias Barat
    • Nias Selatan
    • Nias Utara
    • Padang Lawas
    • Padang Lawas Utara
    • Padang Sidempuan
    • Pakpak Barat
    • Pematang Siantar
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Sibolga
    • Simalungun
    • Tanjung Balai
    • Tapanuli Selatan
    • Tapanuli Tengah
    • Tapanuli Utara
    • Tebing Tinggi
    • Toba
    • Nasional
      • Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Sabtu, 8 November 2025 20:38

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Sabtu, 8 November 2025 19:42

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Sabtu, 8 November 2025 16:19

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Selasa, 14 Oktober 2025 13:30

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        Sabtu, 10 Mei 2025 23:30

    • Regional
      • Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Rabu, 5 Juni 2024 21:40

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Rabu, 6 September 2023 20:48

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Kamis, 19 Januari 2023 21:27

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa  di Singkil, Aceh

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa di Singkil, Aceh

        Senin, 16 Januari 2023 9:28

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        Senin, 17 Oktober 2022 0:30

    • Ekonomi Dan Bisnis
      • Komisi VII DPR: Peran BDI Medan percepat tata kelola industri hijau

        Komisi VII DPR: Peran BDI Medan percepat tata kelola industri hijau

        Kamis, 5 Februari 2026 19:14

        Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Kamis sore bergerak turun

        Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Kamis sore bergerak turun

        Kamis, 5 Februari 2026 17:54

        Bank Mandiri perkuat intermediasi dan peran sebagai mitra strategis pemerintah

        Bank Mandiri perkuat intermediasi dan peran sebagai mitra strategis pemerintah

        Kamis, 5 Februari 2026 17:40

        Simak daftar terbaru harga emas Antam yang turun Kamis ini

        Simak daftar terbaru harga emas Antam yang turun Kamis ini

        Kamis, 5 Februari 2026 12:36

        Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian pada Kamis pagi tak bergerak

        Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian pada Kamis pagi tak bergerak

        Kamis, 5 Februari 2026 10:59

    • Hukum dan Kriminal
      • Kemenkum Sumut kawal merek kolektif  di Koperasi Merah Putih

        Kemenkum Sumut kawal merek kolektif di Koperasi Merah Putih

        Kamis, 5 Februari 2026 19:23

        Karantina musnahkan ratusan ayam asal Thailand

        Karantina musnahkan ratusan ayam asal Thailand

        Kamis, 5 Februari 2026 19:16

        KPK ungkap tangkap 17 orang terkait OTT Ditjen Bea Cukai Kemenkeu

        KPK ungkap tangkap 17 orang terkait OTT Ditjen Bea Cukai Kemenkeu

        Kamis, 5 Februari 2026 17:46

        Kemenkum Sumut terima magang mahasiswa UINSU jadi pribadi siap kerja

        Kemenkum Sumut terima magang mahasiswa UINSU jadi pribadi siap kerja

        Kamis, 5 Februari 2026 11:39

        Kasus Pandji Pragiwaksono, Polisi periksa dua pembuka acara "Mens Rea"

        Kasus Pandji Pragiwaksono, Polisi periksa dua pembuka acara "Mens Rea"

        Kamis, 5 Februari 2026 10:34

    • Olahraga
      • Bulu Tangkis
      • Futsal
      • Piala Dunia
      • Piala Eropa
      • PSMS
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Editorial
          • Artikel
          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Rabu, 31 Desember 2025 15:34

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Selasa, 30 Desember 2025 17:01

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Selasa, 16 Desember 2025 14:38

          Cahaya dari Pesantren: Menanam Cinta Ilahi, Menuai Peradaban Dunia

          Cahaya dari Pesantren: Menanam Cinta Ilahi, Menuai Peradaban Dunia

          Selasa, 21 Oktober 2025 17:34

      • Peristiwa
        • BPS laporkan angka kemiskinan September 2025 turun jadi 8,25 persen

          BPS laporkan angka kemiskinan September 2025 turun jadi 8,25 persen

          Kamis, 5 Februari 2026 18:45

          Kemenimipas dorong LKBN ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

          Kemenimipas dorong LKBN ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

          Kamis, 5 Februari 2026 18:41

          Aceh, Sumut, Sumbar terima tambahan anggaran percepatan pemulihan

          Aceh, Sumut, Sumbar terima tambahan anggaran percepatan pemulihan

          Kamis, 5 Februari 2026 17:48

          Kemendikdasmen targetkan 21 ribu anak putus sekolah siap kerja

          Kemendikdasmen targetkan 21 ribu anak putus sekolah siap kerja

          Kamis, 5 Februari 2026 16:10

          Puncak musim hujan 2026 kemungkinan terjadi pada Maret

          Puncak musim hujan 2026 kemungkinan terjadi pada Maret

          Kamis, 5 Februari 2026 12:33

      • Cuaca
        • Waspadai hujan yang dapat memicu bencana di Sumut

          Waspadai hujan yang dapat memicu bencana di Sumut

          Selasa, 3 Februari 2026 19:33

          40 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana di Sumut

          40 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana di Sumut

          Selasa, 3 Februari 2026 11:06

          PMI Sumut pulihkan hubungan  keluarga pasca-bencana di Tapanuli Tengah

          PMI Sumut pulihkan hubungan keluarga pasca-bencana di Tapanuli Tengah

          Senin, 2 Februari 2026 14:49

          Pemkot Medan bahas mitigasi bencana bersama Komisi VIII DPR RI

          Pemkot Medan bahas mitigasi bencana bersama Komisi VIII DPR RI

          Jumat, 30 Januari 2026 22:22

          Gubernur Sumut inginkan integrasi kawasan industri dengan pelabuhan

          Gubernur Sumut inginkan integrasi kawasan industri dengan pelabuhan

          Jumat, 23 Januari 2026 13:34

      • Foto
        • Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Senin, 26 Januari 2026 16:18

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Rabu, 14 Januari 2026 11:29

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Senin, 12 Januari 2026 11:49

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Rabu, 24 Desember 2025 18:59

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          Kamis, 18 Desember 2025 15:43

      • Video
        • DPR RI dorong BDI Medan cetak SDM unggul demi target industri hijau

          DPR RI dorong BDI Medan cetak SDM unggul demi target industri hijau

          Kamis, 5 Februari 2026 21:27

          Ayam dan kambing ilegal asal Thailand dimusnahkan di Kualanamu

          Ayam dan kambing ilegal asal Thailand dimusnahkan di Kualanamu

          Kamis, 5 Februari 2026 15:21

          Satgas Gulbencal berjibaku buka akses desa terisolir di Tukka

          Satgas Gulbencal berjibaku buka akses desa terisolir di Tukka

          Jumat, 30 Januari 2026 23:39

          Normalisasi tahap pertama Sungai Garoga Tapsel capai 80 persen

          Normalisasi tahap pertama Sungai Garoga Tapsel capai 80 persen

          Jumat, 30 Januari 2026 23:21

          Pedagang Pasar Huta Godang perbaiki kios sambil tunggu bantuan modal

          Pedagang Pasar Huta Godang perbaiki kios sambil tunggu bantuan modal

          Jumat, 30 Januari 2026 1:12

      Dilema "lockdown"

      Senin, 30 Maret 2020 14:03 WIB 3032

      Dilema

      Sebuah kendaraan militer Italia berpatroli selama lockdown mencegah penyebaran virus corona di Milan pada 22 Maret 2020. (REUTERS/DANIELE MASCOLO)

      Jakarta (ANTARA) - Kampus ternama Inggris, Imperial College London, merilis pemodelan mengerikan 25 Maret lalu bahwa tahun ini hampir semua manusia di seluruh dunia berpotensi terinfeksi virus corona baru yang 40 juta di antaranya bisa meninggal dunia, seandainya dunia terlambat bertindak.

      Bahkan langkah keras dalam mengendalikan virus penyebab penyakit COVID-19 ini, termasuk lockdown, tak akan bisa menyelamatkan 1,86 juta nyawa di seluruh dunia sepanjang tahun ini.

      Baru prediksi memang. Tetapi temuan Imperial College itu menjadi pengingat agar manusia waspada dan bersiap.

      Lupakan teori konspirasi yang lebih memuaskan penyangkalan terhadap fakta karena kenyataannya virus ini kian cepat menyebar ke seantero jagat.

      Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebutkan saat awal pandemi ini muncul di China akhir tahun silam, perlu waktu 67 hari untuk mencapai jumlah infeksi 100.000 orang di seluruh dunia. Tapi untuk 100.000 kedua hanya butuh 11 hari dan hanya empat hari untuk 100.000 ketiga.

      Sampai Senin 30 Maret 2020 pukul 09.50 WIB, mengutip Corona Resource Center dari Universitas Johns Hopkins, 721.817 terinfeksi dan 33.968 nyawa direnggut virus ini di seluruh dunia. 1.285 kasus di antaranya ada di Indonesia dengan 114 meninggal. Kasus tertinggi ditempati AS dengan 142.326, sedangkan Italia menjadi tempat kematian tertinggi dengan 10.779.

      Prediksi Imperial College itu paralel dengan akselerasi jumlah terinfeksi di dunia sehingga tak masuk akal jika manusia masih menganggap enteng, apapun alasannya.

      Semua negara bertindak. Dari negara teokratis seperti Arab Saudi sampai Italia yang liberal hingga demokrasi terbesar India sampai komunis otoritarian seperti China. Semua menerapkan lockdown, dengan menutup akses ke situs-situs wabah dan pusat-pusat kerumunan termasuk pasar, sekolah, kantor, tempat hiburan dan tempat ibadah, sampai jaga jarak sosial, yang dipadankan dengan pola hidup higienis.

      Lockdown dianggap lebih efektif karena pada era ketika masyarakat global sudah begitu tak bersekat, siapapun berisiko ditulari virus yang fatal bagi lansia dan mereka yang mengidap penyakit berat itu.

      India, Rusia dan Afrika Selatan adalah negara besar kesekian yang menerapkan lockdown. Namun tak semua negara bergegas mengadopsinya, contohnya Amerika Serikat.

      Berbeda-beda

      Lockdown sendiri berbeda-beda. Saudi menerapkan jam malam di Mekah, Madinah dan Riyadh. Italia mengurung Lombardia yang merupakan wilayah terparah. Drone dan data ponsel sampai digunakan untuk melacak pergerakan warga. Hanya ada suara megafon perintah tetap diam di rumah dan sirene di jalanan.

      China menjadi yang paling keras menerapkan lockdown dalam skala yang mungkin paling ideal. Ini karena China memiliki "kemudahan" yang tak dipunyai negara-negara demokrasi sehingga leluasa melakukan "pemaksaan" pada tingkat yang paling esktrim sekalipun, seperti dilakukan di Wuhan, tempat asal virus ini.

      Semua akses ditutup total, tak ada angkutan umum, pun kendaraan pribadi. Semua toko, kecuali toko sembako dan farmasi, tutup. Tak boleh keluar rumah kecuali ada alasan jelas. Dua bulan setelah itu China tak pernah lagi melaporkan kasus baru virus corona.

      Semua beda pola, tetapi ada dua kesamaan umum antara semua itu.

      Pertama, lockdown dibarengi tindakan keras. Italia mengenakan denda dan ancaman penjara untuk pelanggar lockdown. Pun negara lain seperti Vietnam, Malaysia dan Singapura.

      Di AS ketika beberapa negara bagian mengenakan aturan pembatasan pergerakan manusia yang memaksa dunia usaha tutup, Jaksa Agung William Barr mengancam memenjarakan mereka yang menumpuk barang dan mempermainkan harga.

      Kedua, negara yang efektif menerapkan lockdown umumnya sudah siap mengantisipasi terhentinya kegiatan usaha akibat lockdown bahkan ketika perekonomian sudah sempoyongan oleh rusaknya sistem pasokan dan permintaan akibat virus corona.

      Saat lockdown, kehidupan normal berhenti. Restoran, sekolah, kampus, kantor, toko, pasar, bahkan tempat ibadah, tutup sementara, demi mencegah kerumunan besar yang bisa mempercepat penularan COVID-19. Barang tersendat, pembeli berkurang. Dunia usaha pun terganggu.

      Jika hal itu terjadi berbulan-bulan, maka habislah semuanya. IMF sampai memprediksi resesi lebih mengerikan ketimbang Depresi Besar 1930-an tengah mengintip dunia.

      Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menyebutkan terhenti mendadak perekonomian membuat sistem global harus memompakan dana 2,5 triliun dolar AS (Rp40 ribu triliun) dolar ke pasar ekonomi berkembang seperti Indonesia. Dan pada pekan-pekan terakhir sudah 83 miliar dolar AS (Rp1.328 triliun) investasi asing kabur meninggalkan ekonomi berkembang.

      Untuk itulah, sejumlah negara sudah bersiap menghadapi dampak ekonomi dari lockdown. Dan mirip virus, dampak ekonomi krisis juga menular yang berpotensi merusak tatanan nasional, bahkan gejolak sosial.

      Bank sentral seluruh dunia saja sampai serempak menurunkan secara drastis tingkat suku bunga untuk mencegah dunia usaha terhenti karena dunia usaha yang mati sama artinya dengan pintu menuju gejolak, termasuk konflik sosial.

      Ongkos ekonomi

      AS adalah di antara yang menyadari hal ini. Dalam tempo terbilang singkat, mereka menyepakati UU paket penyelamatan ekonomi dari dampak krisis virus corona senilai 2 triliun dolar AS (Rp32.019 triliun).

      Lewat UU ini, setiap keluarga Amerika mendapatkan santunan tunai 3.400 dolar AS (Rp54 juta). 100 miliar dolar AS (Rp1.600 triliun) digelontorkan untuk rumah sakit-rumah sakit dan fasilitas-fasilitas kesehatan yang sangat membutuhkan peralatan medis dalam perang melawan pandemi.

      500 miliar dolar AS (Rp8.004 triliun) lainnya dialirkan untuk korporasi-korporasi besar termasuk industri penerbangan yang paling terpukul oleh larangan perjalanan demi memangkas mata rantai penyebaran virus. 377 miliar dolar AS (Rp6.035 triliun) guna membuat UKM tetap hidup.

      AS juga berusaha mengaktifkan UU Produksi Pertahanan yang memaksa swasta, khususnya yang mendapatkan dana talangan dari paket darurat itu, guna memproduksi kebutuhan-kebutuhan vital medis seperti diinginkan Presiden Donald Trump terhadap raksasa otomotif General Motors yang berusaha dia paksa untuk membuat ventilator kesehatan.

      Dari fakta-fakta itu, maka ada dua hal besar yang mesti disiapkan Indonesia jika ingin menerapkan lockdown.

      Pertama, Indonesia harus siap menerapkan tindakan keras terhadap siapapun yang melanggar lockdown, termasuk menghukum yang mencari keuntungan dari sistem ekonomi yang lumpuh karena epidemi atau memaksa dunia usaha membuat produk-produk medis penting dalam perang melawan COVID-19.

      Seandainya pemerintah siap, maka kesiapan itu mesti beresonansi dengan kesiapan masyarakat, termasuk asistensi dunia usaha. Contoh mutakhir akibat buruk dari lockdown yang tergesa-gesa adalah India ketika kaum miskin kaget dan tak siap menghadapi lockdown, sampai kemudian terjadi kekacauan.

      India lupa mereka terlalu besar dan terlalu rumit untuk disamakan dengan Italia, apalagi dengan Singapura, pun tak mungkin disandingkan dengan China yang otoritarian yang nyaris tak memiliki kesulitan dalam "mendisiplinkan" masyarakatnya karena sistem tata negaranya memang menuntut keseragaman total yang tak sulit sekali didapatkan pada masyarakat demokratis seperti India dan Indonesia.

      Kedua, Indonesia perlu menyiapkan kompensasi besar guna menangkis efek negatif berhentinya nadi ekonomi akibat tutupnya hampir semua kegiatan ekonomi karena lockdown, termasuk penduduk miskin yang menjadi kelompok paling rentan.

      Tanpa lockdown nasional saja, AS mengalokasikan 20 persen PDB-nya untuk memerangi dampak pandemi, khususnya demi menjaga dunia usaha tetap beroperasi, mencegah banjir pengangguran, dan menyantuni mereka yang tak berdaya menghadapi krisis virus.

      Bahkan Iran, enggan menerapkan lockdown karena tahu ekonominya yang terborgol sanksi internasional akan sangat kesulitan mengatasi biaya ekonomi dari lockdown, apalagi ketika negara itu menghadapi polarisasi politik yang tajam di dalam negeri. Sedangkan Italia mengucurkan paket darurat 25 miliar euro (Rp454 triliun), sekalipun kebutuhan idealnya 100 miliar euro (Rp1.816 triliun).

      Karantina wilayah

      TNI dan Polri mungkin amat siap mendisiplinkan masyarakat untuk patuh pada aturan guna menghindari penyebaran virus, tetapi tetap harus segera dibarengi dengan prakarsa-prakarsa legislasi yang memayungi langkah itu.

      Di beberapa negara seperti AS, tak cuma eksekutif yang sibuk, legislatif juga proaktif memperkuat legislasi guna mencegah dampak lebih buruk virus corona terhadap kehidupan masyarakat dengan membuat landasan hukum untuk tindakan-tindakan tegas dalam menghentikan virus corona, serta kaitannya dengan jaring pengaman bisnis dan sosial.

      Indonesia mungkin sudah disarankan mengeluarkan paket darurat serupa seperti AS. Namun Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) saat krisis moneter 1998 dan kemudian bailout Bank Century pada 2008, yang keduanya terjadi saat sistem ekonomi global diguncang krisis dan lalu menjadi skandal politik, sepertinya menciptakan trauma bagia para penguasa di negeri yang kenyataan faktual dan legal sering dikalahkan persepsi dan sentimen ini.

      Kalaupun langkah itu ditempuh maka konsultasi intensif dan substantif namun cepat seperti terjadi di Kongres AS mungkin bisa memutus trauma itu.

      Lain dari itu, tidak seperti Donald Trump di Amerika Serikat atau Presiden Emmanuel Macron di Prancis yang sama-sama berusaha terpilih kembali, Presiden Joko Widodo tidak dihadapkan kepada masalah elektabilitas sehingga mungkin bisa lebih lepas dalam berkebijakan.

      Namun tetap saja, mengambil langkah-langkah ketika ekonomi yang sudah tertekan karena rupiah yang jatuh sehingga memaksa koreksi besar terhadap neraca pembayaran dan asumsi anggaran, derasnya arus modal keluar, dan kemungkinan mandeknya output nasional akibat terganggunya arus pasokan dan permintaan, telah memperberat dan memperumit langkah yang mau tak mau harus diambil.

      Mungkin praktik dan konsekuensi lockdown di berbagai negara, bisa menjadi faktor sejumlah negara seperti Indonesia enggan menerapkan lockdown.

      Menggeneralisasi semua negara tentu tidak terlalu tepat, karena, misalnya, Indonesia lebih besar dari Italia, baik dari wilayah maupun penduduk, apalagi dibandingkan dengan Singapura, sehingga kompleksitasnya juga lebih besar.

      Indonesia juga tak seperti China yang dengan otoriterismenya lebih gampang mengambil langkah-langkah paling ekstrem sekalipun.

      Seandainya Indonesia hanya sebesar Singapura atau seotoritarian China yang tak mungkin dimaui Indonesia, mungkin akan lebih mudah bagi Indonesia menempuh langkah-langkah radikal seperti lockdown total.

      Namun di balik itu semua, masih ada sedikit opsi yang tersedia, misalnya karantina wilayah. Prakarsa yang sempat diusulkan Donald Trump di beberapa negara bagian di AS tetapi kemudian ditariknya lagi itu, mungkin bisa diterapkan di Indonesia.

      Tetapi, menaksir dan menyiapkan ongkos ekonomi serta menegakkan aturan demi efektifnya langkah meredam penyebaran virus corona adalah sama krusialnya dengan karantina itu sendiri, selain tentunya menentukan skala prioritas kepada daerah-daerah padat penduduk seperti yang dilakukan AS terhadap New York atau Italia terhadap Lombardia.

      Pewarta: Jafar M Sidik
      Editor : Juraidi
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Seorang perempuan ditemukan bunuh diri di permukiman "lockdown" di China

      Seorang perempuan ditemukan bunuh diri di permukiman "lockdown" di China

      7 November 2022 21:59

      Harga ekspor karet  melemah dampak RRT melakukan "lockdown"

      Harga ekspor karet melemah dampak RRT melakukan "lockdown"

      6 Mei 2022 07:53

      Polisi perketat  pengawasan wilayah perbatasan Kota Medan

      Polisi perketat pengawasan wilayah perbatasan Kota Medan

      30 Desember 2021 09:43

      Dinas Kesehatan pastikan belum  ada penularan Omicron di Sumut

      Dinas Kesehatan pastikan belum ada penularan Omicron di Sumut

      28 Desember 2021 21:24

      Setengah populasi Australia "terkunci" akibat COVID

      Setengah populasi Australia "terkunci" akibat COVID

      21 Juli 2021 15:02

      Puluhan petugasnya positif COVID-19, Puskesmas Tukka Tapteng lockdown

      Puluhan petugasnya positif COVID-19, Puskesmas Tukka Tapteng lockdown

      7 Juli 2021 22:19

      "Lockdown" dicabut, aktivitas bisnis di zona euro melonjak pada Juni

      "Lockdown" dicabut, aktivitas bisnis di zona euro melonjak pada Juni

      6 Juli 2021 08:59

      Pemerintah Malaysia lanjutkan penguncian total

      Pemerintah Malaysia lanjutkan penguncian total

      28 Juni 2021 08:35

      Terkini

      • Pemprov Sumut: pemulihan pascabencana harus membuat daerah lebih baik

        Pemprov Sumut: pemulihan pascabencana harus membuat daerah lebih baik

        43 menit lalu

      • Mendagri sebut sinergi pemulihan pascabencana di Sumut kian efektif

        Mendagri sebut sinergi pemulihan pascabencana di Sumut kian efektif

        44 menit lalu

      • Kejari Taput tetapkan dua tersangka korupsi LPJU PEN

        Kejari Taput tetapkan dua tersangka korupsi LPJU PEN

        3 jam lalu

      • Polres Tapsel tangani kasus dugaan kasus sabu di Muara Ampolu

        Polres Tapsel tangani kasus dugaan kasus sabu di Muara Ampolu

        3 jam lalu

      • Sopir pickup tewas di tempat usai tabrak truk

        Sopir pickup tewas di tempat usai tabrak truk

        4 jam lalu

      Foto

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      Terpopuler

      Parlindungan resmi jabat Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumut

      Parlindungan resmi jabat Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumut

      Polda Sumut: Operasi Toba 2026  tingkatkan kesadaran berlalu lintas

      Polda Sumut: Operasi Toba 2026 tingkatkan kesadaran berlalu lintas

      Ini yang dilakukan Pemkot Pematangsiantar optimalkan Terminal Tanjung Pinggir

      Ini yang dilakukan Pemkot Pematangsiantar optimalkan Terminal Tanjung Pinggir

      Musda XI Golkar Sumut tetapkan Andar Amin Harahap Ketua DPD secara aklamasi

      Musda XI Golkar Sumut tetapkan Andar Amin Harahap Ketua DPD secara aklamasi

      Komisi VIII DPR kunjungan kerja spesifik ke Deli Serdang

      Komisi VIII DPR kunjungan kerja spesifik ke Deli Serdang

      Antara News sumut
      sumut.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Berita Sumut
      • Regional
      • Ekonomi Dan Bisnis
      • Hukum Dan Kriminal
      • Olahraga
      • Editorial
      • Peristiwa
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA