• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News sumut
Jumat, 6 Februari 2026
Antara News sumut
Antara News sumut
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Berita Sumut
    • Asahan
    • Batubara
    • Binjai
    • Dairi
    • Deli Serdang
    • Diskop UMKM Kota Medan
    • Gunungsitoli
    • Humbang Hasundutan
    • Karo
    • Labuhan Batu
    • Labuhanbatu Selatan
    • Labuhanbatu Utara
    • Langkat
    • Madina
    • Medan
    • Nias
    • Nias Barat
    • Nias Selatan
    • Nias Utara
    • Padang Lawas
    • Padang Lawas Utara
    • Padang Sidempuan
    • Pakpak Barat
    • Pematang Siantar
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Sibolga
    • Simalungun
    • Tanjung Balai
    • Tapanuli Selatan
    • Tapanuli Tengah
    • Tapanuli Utara
    • Tebing Tinggi
    • Toba
    • Nasional
      • Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Sabtu, 8 November 2025 20:38

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Sabtu, 8 November 2025 19:42

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Sabtu, 8 November 2025 16:19

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Selasa, 14 Oktober 2025 13:30

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        Sabtu, 10 Mei 2025 23:30

    • Regional
      • Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Rabu, 5 Juni 2024 21:40

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Rabu, 6 September 2023 20:48

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Kamis, 19 Januari 2023 21:27

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa  di Singkil, Aceh

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa di Singkil, Aceh

        Senin, 16 Januari 2023 9:28

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        Senin, 17 Oktober 2022 0:30

    • Ekonomi Dan Bisnis
      • Komisi VII DPR: Peran BDI Medan percepat tata kelola industri hijau

        Komisi VII DPR: Peran BDI Medan percepat tata kelola industri hijau

        Kamis, 5 Februari 2026 19:14

        Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Kamis sore bergerak turun

        Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Kamis sore bergerak turun

        Kamis, 5 Februari 2026 17:54

        Bank Mandiri perkuat intermediasi dan peran sebagai mitra strategis pemerintah

        Bank Mandiri perkuat intermediasi dan peran sebagai mitra strategis pemerintah

        Kamis, 5 Februari 2026 17:40

        Simak daftar terbaru harga emas Antam yang turun Kamis ini

        Simak daftar terbaru harga emas Antam yang turun Kamis ini

        Kamis, 5 Februari 2026 12:36

        Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian pada Kamis pagi tak bergerak

        Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian pada Kamis pagi tak bergerak

        Kamis, 5 Februari 2026 10:59

    • Hukum dan Kriminal
      • Kemenkum Sumut kawal merek kolektif  di Koperasi Merah Putih

        Kemenkum Sumut kawal merek kolektif di Koperasi Merah Putih

        Kamis, 5 Februari 2026 19:23

        Karantina musnahkan ratusan ayam asal Thailand

        Karantina musnahkan ratusan ayam asal Thailand

        Kamis, 5 Februari 2026 19:16

        KPK ungkap tangkap 17 orang terkait OTT Ditjen Bea Cukai Kemenkeu

        KPK ungkap tangkap 17 orang terkait OTT Ditjen Bea Cukai Kemenkeu

        Kamis, 5 Februari 2026 17:46

        Kemenkum Sumut terima magang mahasiswa UINSU jadi pribadi siap kerja

        Kemenkum Sumut terima magang mahasiswa UINSU jadi pribadi siap kerja

        Kamis, 5 Februari 2026 11:39

        Kasus Pandji Pragiwaksono, Polisi periksa dua pembuka acara "Mens Rea"

        Kasus Pandji Pragiwaksono, Polisi periksa dua pembuka acara "Mens Rea"

        Kamis, 5 Februari 2026 10:34

    • Olahraga
      • Bulu Tangkis
      • Futsal
      • Piala Dunia
      • Piala Eropa
      • PSMS
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Editorial
          • Artikel
          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Rabu, 31 Desember 2025 15:34

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Selasa, 30 Desember 2025 17:01

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Selasa, 16 Desember 2025 14:38

          Cahaya dari Pesantren: Menanam Cinta Ilahi, Menuai Peradaban Dunia

          Cahaya dari Pesantren: Menanam Cinta Ilahi, Menuai Peradaban Dunia

          Selasa, 21 Oktober 2025 17:34

      • Peristiwa
        • BPS laporkan angka kemiskinan September 2025 turun jadi 8,25 persen

          BPS laporkan angka kemiskinan September 2025 turun jadi 8,25 persen

          Kamis, 5 Februari 2026 18:45

          Kemenimipas dorong LKBN ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

          Kemenimipas dorong LKBN ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

          Kamis, 5 Februari 2026 18:41

          Aceh, Sumut, Sumbar terima tambahan anggaran percepatan pemulihan

          Aceh, Sumut, Sumbar terima tambahan anggaran percepatan pemulihan

          Kamis, 5 Februari 2026 17:48

          Kemendikdasmen targetkan 21 ribu anak putus sekolah siap kerja

          Kemendikdasmen targetkan 21 ribu anak putus sekolah siap kerja

          Kamis, 5 Februari 2026 16:10

          Puncak musim hujan 2026 kemungkinan terjadi pada Maret

          Puncak musim hujan 2026 kemungkinan terjadi pada Maret

          Kamis, 5 Februari 2026 12:33

      • Cuaca
        • Waspadai hujan yang dapat memicu bencana di Sumut

          Waspadai hujan yang dapat memicu bencana di Sumut

          Selasa, 3 Februari 2026 19:33

          40 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana di Sumut

          40 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana di Sumut

          Selasa, 3 Februari 2026 11:06

          PMI Sumut pulihkan hubungan  keluarga pasca-bencana di Tapanuli Tengah

          PMI Sumut pulihkan hubungan keluarga pasca-bencana di Tapanuli Tengah

          Senin, 2 Februari 2026 14:49

          Pemkot Medan bahas mitigasi bencana bersama Komisi VIII DPR RI

          Pemkot Medan bahas mitigasi bencana bersama Komisi VIII DPR RI

          Jumat, 30 Januari 2026 22:22

          Gubernur Sumut inginkan integrasi kawasan industri dengan pelabuhan

          Gubernur Sumut inginkan integrasi kawasan industri dengan pelabuhan

          Jumat, 23 Januari 2026 13:34

      • Foto
        • Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Senin, 26 Januari 2026 16:18

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Rabu, 14 Januari 2026 11:29

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Senin, 12 Januari 2026 11:49

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Rabu, 24 Desember 2025 18:59

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          Kamis, 18 Desember 2025 15:43

      • Video
        • DPR RI dorong BDI Medan cetak SDM unggul demi target industri hijau

          DPR RI dorong BDI Medan cetak SDM unggul demi target industri hijau

          Kamis, 5 Februari 2026 21:27

          Ayam dan kambing ilegal asal Thailand dimusnahkan di Kualanamu

          Ayam dan kambing ilegal asal Thailand dimusnahkan di Kualanamu

          Kamis, 5 Februari 2026 15:21

          Satgas Gulbencal berjibaku buka akses desa terisolir di Tukka

          Satgas Gulbencal berjibaku buka akses desa terisolir di Tukka

          Jumat, 30 Januari 2026 23:39

          Normalisasi tahap pertama Sungai Garoga Tapsel capai 80 persen

          Normalisasi tahap pertama Sungai Garoga Tapsel capai 80 persen

          Jumat, 30 Januari 2026 23:21

          Pedagang Pasar Huta Godang perbaiki kios sambil tunggu bantuan modal

          Pedagang Pasar Huta Godang perbaiki kios sambil tunggu bantuan modal

          Jumat, 30 Januari 2026 1:12

      10 tahun kasus Montara, di mana kepedulian Indonesia ?

      Rabu, 21 Agustus 2019 11:35 WIB 1664

      10 tahun kasus Montara, di mana kepedulian Indonesia ?

      Satu dekade kasus pencemaran minyak di Laut Timor terjadi akibat meledaknya anjungan minyak Montara pada 21 Agustus 2009. Dimanakah kepedulian pemerintah Indonesia? (ANTARA Foto)

      Kupang (ANTARA) - Hari ini, 21 Agustus 2019, tepat 10 tahun yang lalu, wilayah perairan Indonesia di Laut Timor, hampir sebagian besar tercemar minyak mentah akibat meledaknya anjungan minyak Montara di Blok Atlas Barat Laut Timor saat itu.

      Tragedi kemanusiaan yang terjadi pada 21 Agustus 2009 itu, kemudian "membunuh" lebih dari 100.000 mata pencaharian warga Nusa Tenggara Timur, terutama para petani rumput laut, para nelayan, serta berbagai penyakit aneh yang menyerang masyarakat pesisir sampai membawa kematian, dan hancurnya puluhan ribu hektare terumbu karang di wilayah perairan Laut Timor.

      "Dari hari ke hari kami terus berjuang tanpa mengenal lelah, hanya untuk mencari sebuah keadilan. Kami merasa seolah perjuangan rakyat ini hanyalah perjuangan kami seorang diri. Di manakah letak kepedulian pemerintah Republik Indonesia dalam upaya menyelesaikan kasus Montara yang sudah berjalan satu dekade ini," kata Ketua Peduli Timor Barat Ferdi Tanoni.

      Tanoni yang juga mantan agen imigrasi Australia itu, boleh dibilang hanya berjuang seorang diri mewakili para korban yang terdampak tumpahan minyak selama satu dekade ini. Baginya, kasus Montara sebenarnya gampang saja diurai proses penyelesaiannya, jika pemerintah Republik Indonesia bersedia menerapkannya dengan sepenuh hati.

      Dalam perjalanan selama 10 tahun ini, dia melihat apa yang terjadi selama ini hanyalah dilakukan dengan setengah hati oleh pemerintah Indonesia, sehingga tidak pernah membuahkan hasil.

      "Jakarta tampaknya sangat terganggu sekali seandainya kasus kemanusiaan dan lingkungan yang maha dahsyat ini diperhadapkan kepada Canberra," katanya.

      Canberra adalah pihak yang paling bertanggung jawab terhadap petaka Montara di Laut Timor itu.

      "Tetapi, yang menjadi kendala terbesarnya adalah pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia yang tak pernah melakukan diplomasi dengan Canberra untuk membahas Montara," kata Tanoni.

      Meskipun demikian, dia mengakui bahwa Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjatan telah menerbitkan sebuah surat tugas kepada lima orang sebagai "The Montara Task Force" pada Agustus 2017 dan kemudian disempurnakan lagi setahun kemudian pada Agustus 2018.

      Langkah yang diambil Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dinilainya sudah sangat tepat karena setiap minggu, lima anggota "The Montara Task Force" terus memberikan laporan kepada Luhut Pandjaitan untuk diteruskan kepada Presiden Joko Widodo untuk mencari langkah-langkah penyelesaiannya.

      Sekitar tiga tahun lalu, The Montara Task Force akhirnya mengambil keputusan untuk mengajukan gugatan kepada PTTEP (Petroleum Authority of Thailand Exploration and Production Australasia), perusahaan minyak asal Thailand yang mengelola anjungan Montara, di Pengadilan Federal Australia, di mana persidangannya sampai saat ini masih berjalan.

      "Walaupun yang digugat itu baru di Kabupaten Kupang dan Rote Ndao dengan jumlah penggugat 15.500 orang petani rumput laut, dan prosentasenya hanya sekitar 3-5 persen saja, tetapi saya merasa, kami telah berbuat yang terbaik bagi rakyat, bangsa dan NKRI," kata penulis buku "Skandal Laut Timor, Sebuah Barter Ekonomi Politik Canberra-Jakarta" itu.

      Dengan berbagai sikap setengah hati yang ditunjukkan pemerintah Indonesia selama satu dekade menyeruaknya kasus tumpahan minyak di Laut Timor, Tanoni hanya mengharapkan agar kasus Montara segera dirapatkan kembali dengan Menko Kemaritiman agar hasilnya segera disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

      Langkah penyelesaian
      Dengan demikian, Presiden Joko Widodo dengan segera menyurati Perdana Menteri Australia Scott Morrison untuk mengambil langkah-langkah penyelesaian guna mengakhiri kasus Motara yang sudah 10 tahun berjalan, namun tak pernah mengenal kata akhir ini.

      Kasus tumpahan minyak Montara di Laut Timor adalah masalah bangsa Indonesia yang sangat besar yang harus mendapatkan perhatian utama dan serius dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam upaya penyelesainnya.

      "Jika dalam waktu sebulan ke depan PM Australia Scott Morrison tidak menanggapi surat Presiden Jokowi atau menjawabnya secara abu abu, maka kasus ini segera dibawa ke International Court af Justice (ICJ) atau ke International for The Law Of the Sea (ITLOS), sebab kasus pencemaran minyak di Laut Timor, tidak berdimensi politik, tetapi semata-mata hanya masalah kemanusiaan dan lingkungan," kata Tanoni.

      Sikap keras yang ditunjukkan Ferdi Tanoni ini, tampaknya bagai gayung bersambut. Beberapa tahun lalu, Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah Indonesia memutuskan mengambil sikap tegas dalam penyelesaian kasus pencemaran minyak di perairan Laut Timor, NTT karena insiden ledakan ladang migas Montara di Australia telah membuat rakyat menderita.

      "Tadi sudah kita putuskan, pemerintah Indonesia ambil sikap tegas. Kami akan memfasilitasi dan akan mengikuti terus proses persidangan di Pengadilan Federal di Sydney, Australia yang sedang berjalan sekarang," katanya.

      Dan, petani rumput laut asal Kabupaten Kupang dan Rote Ndao sudah bisa bernapas lega, karena telah memenangi gugatan Class Action di Pengadilan Federal Australia soal keabsahan penggugat mengajukan tersebut terhadap perkara pencemaran dari anjungan Montara.

      "Ini memang masalah bertahun-tahun tidak pernah diputuskan, sekarang kita putuskan bahwa kita harus membela kepentingan rakyat kita yang rumput lautnya, pantainya tercemar akibat meledaknya anjungan minyak Montara yang hari ini, 21 Agustus 2019, sudah berjalan 10 tahun," katanya.

      "Saya nggak tahu dia mau bayar atau nggak, itu yang jelas rakyat kita menderita. Mereka dulu verbally (secara lisan) sudah mengakui ada kesalahan mereka saat pertemuan dengan Hassan Wirajuda (mantan Menteri Luar Negeri) dan Menlu Thailand serta Freddy Numberi (mantan Menteri Kelautan dan Perikanan)," tegasnya.

      Pemerintah Indonesia mendaftarkan gugatan ganti rugi senilai Rp27,4 triliun atas insiden ledakan kilang minyak Montara di Blok Atlas Barat Laut Timor yang meledak dan mengakibatkan pencemaran minyak di perairan Indonesia di Laut Timor, Nusa Tenggara Timur.

      Nilai gugatan ganti rugi itu terbagi menjadi dua komponen yakni kerugian atas kerusakan lingkungan senilai Rp23 triliun dan biaya pemulihan kerusakan lingkungan sebesar Rp4,4 triliun. Kerusakan lingkungan utamanya terjadi pada mangrove seluas 700 hektare, padang lamun seluas 1.400 hektare, dan terumbu karang seluas 1.200 hektare.

      Gugatan tersebut ditujukan kepada Petroleum Authority of Thailand Exploration and Production Australasia (PTTEP AA) yang berkedudukan di Australia serta Petroleum Authority of Thailand Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP) dan Petroleum Authority of Thailand Public Company Limited (PTT PCL) yang berlokasi di Thailand.

      Terus kejar
      Sejak meledaknya anjungan minyak Montara 10 tahun lalu, pemerintah terus mengejar ganti rugi perusahaan migas asal Thailand itu, namun tetap menemui jalan buntu.

      Sejak gagal menemui kesepakatan pada 2012, pemerintah menilai tidak ada itikad baik PTTEP untuk memberikan ganti rugi kepada masyarakat terdampak di kawasan sekitar Laut Timor.

      Perusahaan minyak tersebut melalui situs resminya, www.pttep.com, mengutip hasil riset independen bahwa tidak ada minyak dari Anjungan Montara yang memasuki wilayah daratan RI dan Australia, bahkan mengklaim bahwa tumpahan minyak tersebut hanya memberikan dampak kecil atau bahkan tidak ada sama sekali pada ekosistem atau spesies laut di wilayah perairan Laut Timor.

      Namun, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ahli minyak dari Amerika Serikat dan Australia yang disampaikan kepada Ketua Peduli Timor Barat Ferdi Tanoni, tumpahan minyak dari anjungan Montara milik perusahaan asal Thailand, PTT Exploration and Production (PTTEP) itu, mencapai sekitar 23,5 juta liter dan mengalir ke Laut Timor sampai menembus sejumlah wilayah pesisir kepulauan NTT selama 74 hari tanpa mampu dihentikan.

      Fakta-fakta lapangan telah membuktikan adanya pencemaran dan membawa dampak besar terhadap para petani rumput laut yang mengembangkan usaha emas hijau itu di wilayah pesisir kepulauan NTT dengan penghasilan rata-rata per bulan pada kisara Rp10 juta sampai Rp40 juta, namun ganti rugi yang diharapkan pun tak kunjung meluncur hingga satu dekade ini.

      Direktur Jenderal (Dirjen) Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Cahyo R. Muzhar mengatakan waktu menghitung kerugian cukup lama karena pemerintah butuh sinkronisasi data dari berbagai pihak mengenai kerusakan dan kerugian yang cukup masif tersebut.

      "PTTEP Australasia tetap harus bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan yang berdampak bagi para korban yaitu petani rumput laut, nelayan, dan masyarakat sekitar. Itu semua harus dikompensasi, tapi masih dihitung," ujarnya.

      Dampak ekonomi dari tumpahan minyak Montara ini juga dirasakan sangat berat oleh Ferdi Tanoni, yang berjuang seorang diri membela hak-hak rakyat yang terdampak. Pria kelahiran Niki-Niki di Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT itu, selalu mengelus dada ketika mengingat penderitaan yang dialami warga NTT selama 10 tahun tanpa ada kejelasan hingga saat ini.

      Kala itu, timnya pernah meminta bantuan seorang penasihat kepresidenan AS, Dr Robert Spies yang pernah menghitung ganti rugi dalam kasus meledaknya anjungan Deepwater Horizon milik British Petroleum di Teluk Meksiko dan mengkaji tumpahan minyak yang mengucur dari kapal Exxon Valdez di Alaska pada 1989.

      Dr Robert Spies mengatakan rumput laut yang tercemar di wilayah perairan NTT mengalami sendimentasi minyak yang teramat parah, sehingga butuh waktu yang lama untuk mengembalikan keadaan.

      Apalagi, belum ada teknologi yang bisa menghempas sedimen minyak itu dalam waktu kilat.

      "Kami juga tidak tahu sampai kapan, kasus ini berakhir," demikian Ferdi Tanoni.

      Pewarta: Laurensius Molan
      Editor : Juraidi
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Akibat pencemaran minyak di Laut Timor, rakyat NTT tuntut Australia 15 miliar dolar AS

      Akibat pencemaran minyak di Laut Timor, rakyat NTT tuntut Australia 15 miliar dolar AS

      29 Desember 2019 12:17

      Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

      Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

      31 Desember 2025 15:34

      Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

      Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

      30 Desember 2025 17:01

      Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

      Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

      16 Desember 2025 14:38

      Cahaya dari Pesantren: Menanam Cinta Ilahi, Menuai Peradaban Dunia

      Cahaya dari Pesantren: Menanam Cinta Ilahi, Menuai Peradaban Dunia

      21 Oktober 2025 17:34

      CBDC di Indonesia : Uang masa depan atau sekadar wacana?

      CBDC di Indonesia : Uang masa depan atau sekadar wacana?

      12 Oktober 2025 14:39

      Advetorial - Jajal pesawat Amphibi, Bupati Samosir : Era baru dan daya tarik bagi pariwisata Kabupaten Samosir

      Advetorial - Jajal pesawat Amphibi, Bupati Samosir : Era baru dan daya tarik bagi pariwisata Kabupaten Samosir

      23 September 2025 20:29

      Bijak mengelola screen time pada anak usia dini

      Bijak mengelola screen time pada anak usia dini

      17 September 2025 17:14

      Terkini

      • Pemprov Sumut: pemulihan pascabencana harus membuat daerah lebih baik

        Pemprov Sumut: pemulihan pascabencana harus membuat daerah lebih baik

        4 jam lalu

      • Mendagri sebut sinergi pemulihan pascabencana di Sumut kian efektif

        Mendagri sebut sinergi pemulihan pascabencana di Sumut kian efektif

        4 jam lalu

      • Kejari Taput tetapkan dua tersangka korupsi LPJU PEN

        Kejari Taput tetapkan dua tersangka korupsi LPJU PEN

        7 jam lalu

      • Polres Tapsel tangani kasus dugaan kasus sabu di Muara Ampolu

        Polres Tapsel tangani kasus dugaan kasus sabu di Muara Ampolu

        7 jam lalu

      • Sopir pickup tewas di tempat usai tabrak truk

        Sopir pickup tewas di tempat usai tabrak truk

        8 jam lalu

      Foto

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      Terpopuler

      Polda Sumut: Operasi Toba 2026  tingkatkan kesadaran berlalu lintas

      Polda Sumut: Operasi Toba 2026 tingkatkan kesadaran berlalu lintas

      Parlindungan resmi jabat Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumut

      Parlindungan resmi jabat Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumut

      Ini yang dilakukan Pemkot Pematangsiantar optimalkan Terminal Tanjung Pinggir

      Ini yang dilakukan Pemkot Pematangsiantar optimalkan Terminal Tanjung Pinggir

      Musda XI Golkar Sumut tetapkan Andar Amin Harahap Ketua DPD secara aklamasi

      Musda XI Golkar Sumut tetapkan Andar Amin Harahap Ketua DPD secara aklamasi

      Komisi VIII DPR kunjungan kerja spesifik ke Deli Serdang

      Komisi VIII DPR kunjungan kerja spesifik ke Deli Serdang

      Antara News sumut
      sumut.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Berita Sumut
      • Regional
      • Ekonomi Dan Bisnis
      • Hukum Dan Kriminal
      • Olahraga
      • Editorial
      • Peristiwa
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA