Rombongan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pasaman Barat yang berkunjung ke Kabupaten Toba, Sumatera Utara, diajak Bupati Toba, Ir. Poltak Sitorus untuk mendukung penyelenggaraan Boat Race F1-H20 yang dijadwalkan pada Februari 2023 di perairan danau Toba.  

"Kami merasa senang atas kunjungan 
silaturahmi tersebut, dan berharap rombongan  yang sedang melakukan study banding ke kawasan danau Toba ini turut serta mensukseskan serta menyaksikan pelaksanaan event internasional dimaksud", ujar Bupati Poltak saat menerima pengurus dan anggota FKUB Pasaman barat  tersebut di Balige, Jumat (18/11). 

Poltak menyebutkan, pihaknya mengundang Pemerintah dan masyarakat Pasaman Barat untuk datang pada ajang internasional Formula-1 Balap Perahu Motor (F1-H2O) yang untuk pertama sekali akan diselenggarakan pada perairan danau Toba di Indonesia, yakni di Balige. 

Ia menjelaskan, Kabupaten Toba akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 atau F1- H20 yang akan diselenggarakan di perairan danau vulkanik terbesar yang terbentuk akibat letusan gunung api raksasa sekitar 70.000 tahun lalu tersebut. 

F1-H20 Danau Toba ini,  rencananya akan diikuti pembalap dari 18 negara. 

Saat ini, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten beserta seluruh stake holder, sedang melaksanakan persiapan penuh untuk penyelenggaraan event bergengsi tersebut, serta dalam tahap berbenah untuk menyambut kehadiran wisatawan domestik maupun mancanegara pada kegiatan Februari 2023 mendatang.  

"Rangkaian kegiatan ini, akan didukung melalui sikap dan kepribadian Batak Naraja, yakni Marugamo (saling peduli), Maradat (santun, ramah) Maruhum (mematuhi hukum) dan Marparbinotoan (berilmu pengetahuan)", jelas Bupati Poltak.  

Ketua FKUB Kabupaten Pasaman Barat, H. Suhardjo menyebutkan, kunjungan yang mereka lakukan bertujuan mempererat tali silaturahmi dalam konteks kerukunan, guna menggalakkan program moderasi beragama melalui pelaksanaan study banding. 

"Dalam pertemuan ini, kami juga berharap kedua belah pihak dapat berdiskusi, bertukar pendapat, dan saling memberikan masukan tentang bagaimana kerukunan umat beragama di wilayah masing-masing" kata Suharjo. 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pasaman Barat, Dedy Irawan Lubis menambahkan, kerjasama antara masyarakat, pemuda, dan organisasi menjelang Natal dan Idul Fitri berjalan dengan sangat baik di wilayahnya. Meskipun ada permasalahan-permasalahan kecil, tetap masih bisa diatasi secara bersama-sama. 

"Di Sumatra Barat,  barangkali Kabupaten Pasaman Barat lah yang paling heterogen, termasuk agama dan juga etnisnya. Kami  hidup berdampingan dengan tenteram,  aman dan nyaman" kata Dedy. 

Dalam menyambut rombongan FKUB Pasaman barat yang melakukan study banding, Wakil Ketua FKUB Kabupaten Toba, H. Imran Napitupulu menyampaikan kegembiraan atas kunjungan dimaksud dan berharap mereka dapat melakukan kunjungan balasan sekaligus pembanding tentang cara penerapan kehidupan kerukunan antar umat beragama dari kedua daerah  yang memiliki kultur berbeda. 

"Kami yang tergolong minioritas di Kabupaten ini dapat hidup aman tenteram dan nyaman di antara saudara-saudara kami yang berasal dari Aqidah yang berbeda. Di sini, Aqidah senantiasa terjamin dan kerukunan tetap terjalin", sebut Imran.

Pewarta: Rel

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022