Madina (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menjajaki pembukaan kembali jalur Pastap Julu - Sigantang yang dahulu menjadi penghubung utama antarwilayah.

Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution mengatakan, kedua pemerintah daerah sepakat menyiapkan nota kesepahaman serta mengusulkan rencana tersebut kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat untuk diteruskan ke pemerintah pusat.

“Langkah ini akan diawali dengan kajian teknis yang mendalam agar tetap mematuhi aturan lingkungan, mengingat jalur tersebut berada di kawasan Taman Nasional Batang Gadis,” kata Saipullah usai pertemuan di Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, Jumat.

Menurut dia, usulan itu akan dibawa ke tingkat gubernur hingga menjadi kebijakan nasional.
 
Pertemuan tersebut juga membahas penetapan titik koordinat terdekat guna memastikan konektivitas yang efisien antara kedua wilayah.

Saipullah menyebut jalur Sigantang - Pastap merupakan rute bersejarah yang digunakan secara turun-temurun oleh masyarakat Minangkabau dan Mandailing.

Pembukaan jalur ini, lanjutnya, diproyeksikan mampu memangkas jarak tempuh hingga 50 - 70 kilometer sehingga dapat menekan biaya transportasi dan konsumsi bahan bakar masyarakat di wilayah perbatasan.

Ia menambahkan, rencana tersebut sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong efisiensi dan peningkatan daya saing ekonomi daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman Barat HM Ihpan mengapresiasi langkah kolaboratif tersebut.

Menurut dia, pembukaan jalur strategis itu memerlukan sinergi lintas daerah serta kajian regulasi dan teknis yang komprehensif.

“Jalur ini merupakan rute legendaris yang sejak lama menjadi penghubung utama antarwilayah. Kami akan melibatkan tim teknis agar seluruh proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil pertemuan tersebut akan dilaporkan kepada Bupati Pasaman Barat untuk ditindaklanjuti secara konkret bersama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.



Pewarta: Holik
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026