Medan (ANTARA) - Kodim 0213/Nias merampungkan pembangunan jembatan gantung di Desa Sanawuyu, Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, sebagai penghubung akses masyarakat setempat.
"Jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 1,5 meter tersebut dibangun untuk mempermudah akses masyarakat yang selama ini harus menyeberangi sungai saat keluar masuk kampung," ujar Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Jumat.
Asrul mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata peran TNI dalam membantu meningkatkan aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.
Lebih lanjut, karena sebelum jembatan dibangun masyarakat harus melintasi sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan roda dua, sehingga cukup berisiko terutama saat debit air sungai meningkat.
"Bahkan ketika banjir terjadi, akses keluar masuk kampung kerap lumpuh total karena masyarakat tidak dapat menyeberangi sungai," ucapnya.
Ia mengatakan dengan rampungnya jembatan tersebut, diharapkan akses transportasi warga menjadi lebih mudah dan aman, sehingga aktivitas sosial maupun perekonomian masyarakat di wilayah tersebut dapat berjalan lebih lancar.
Kapendam mengatakan pembangunan jembatan gantung itu dilakukan oleh Kodim 0213/Nias bersama pekerja, Satuan Pusziad, dan prajurit Yonif TP 903/BS serta masyarakat setempat.
Pekerjaan pembangunan jembatan gantung itu dilakukan yakni tahapan persiapan survei, pembangunan struktur bawah atau pondasi, pembangunan struktur atas menara.
Kemudian dilakukan pemasangan kabel utama dan kabel penggantung, pemasangan lantai jembatan hingga tahap penyelesaian berupa "finishing" serta pengecatan.
"Saat ini pembangunan telah rampung dengan progres 100 persen dan jembatan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," tutur dia.
Pewarta: M. Sahbainy NasutionEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026