Medan, 14/8 (Antara) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diminta mampu bersikap sigap terhadap materi pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo pada rapat paripurna DPD-DPR dalam rangka HUT RI.
"Kita layak memberikan apresiasi, apalagi tentang energi dan infrastruktur," kata Ketua DPRD Sumut Ajib Shah di Medan, Jumat, usai rapat paripurna DPRD Sumut.
Menurut Ajib, komitmen pemerintah untuk memperbaiki dan menambah infrastruktur seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo tersebut layak dianggap sebagai penambah semangat bagi daerah.
Komitmen tersebut dapat menghilangkan keraguan daerah, termasuk Sumut dalam upaya mendapatkan perhatian guna memperbaiki infrastruktur yang ada.
"Kita ragu kalau kerja sendiri. Namun kalau pusat mendukung, kita tidak akan ragu," katanya.
Untuk itu, kata Ajib, Pemprov Sumut diminta mampu sigap dalam menyahuti komitmen pemerintah dalam mengembangkan dan membenahi infrastruktur tersebut.
Salah satu yang perlu disikapi Pemprov Sumut adalah penyelesaian pembangunan jalan tol Binjai-Medan dan Medan-Tebing Tinggi.
Pemprov Sumut perlu melakukan pendekatan dengan pemerintah pusat agar program pembangunan infrastruktur untuk mendukung kelancaran usaha dan aktivitas masyarakat itu dapat diselesaikan sesuai dengan rencana.
Apalagi sebagian besar lahan yang perlu dibebaskan untuk lokasi pembangunan jalan tol tersebut adalah milik PTPN yang berada di bawah Kementerian BUMN.
"Tinggal melakukan lobi dan pendekatan saja dengan Kementerian BUMN," katanya.
Untuk memperkuat lobi-lobi tersebut, Pemprov Sumut dapat menggandeng DPRD dan elemen lain di Sumut agar pemerintah pusat dapat mengabulkan harapan yang disampaikan.
Kesigapan untuk melobi pemerintah pusat dengan memanfaatkan komitmen Presiden Joko Widodo tersebut juga diperlukan untuk menambah dan membenahi infrastruktur jalan di Sumut.
"Selama ini disesalkan, sekian tahun merdeka, jalannya itu-itu saja," kata politisi Partai Golkar itu. ***2***
(T.I023/B/Suparmono/Suparmono)
Pewarta: Irwan Arfa:
COPYRIGHT © ANTARA 2026