Medan (ANTARA) - Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi mendukung pembentukan satuan tugas (satgas) parkir guna mencegah kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) di wilayah setempat.
Hal itu disampaikan Hasanul Jihadi yang akrab disapa Jiji atas respons Fraksi Gerindra Kota Binjai usai melaksanakan kurve sampah di Taman PUTR, Kelurahan Kartini, Kota Binjai, Jumat (6/2).
Jiji mengatakan, pembentukan satgas parkir ini melibatkan TNI/Polri, Kejaksaan dan DPRD Kota Binjai agar pendapatan di sektor perparkiran bisa meningkat.
Selain untuk mencegah kebocoran PAD, lanjut dia, pembentukan satgas parkir ini diharapkan membuat aturan atas perparkiran ke depan.
"Sehingga tidak lagi setiap perlima meter masyarakat harus membayar uang parkir," tegas Jiji.
Sesuai arahan Wali Kota Binjai Amir Hamzah dalam upaya peningkatan PAD, menurut Jiji, pembentukan satgas parkir sangat efektif untuk meningkatkan pendapatan daerah.
"Pembentukan satgas parkir ini akan saya kordinasi dengan pak wali kota agar secepatnya dibahas secara menyeluruh dengan instansi terkait," ucap Jiji yang merupakan Plt Ketua DPD PSI Kota Binjai.
Pihaknya juga sangat menyayangkan, jika indikasi kebocoran retribusi parkir di Kota Rambutan julukan Kota Binjai selama ini benar terjadi.
Hal itu bisa merugikan pemerintah kota yang sangat membutuhkan PAD untuk pembangunan Binjai lebih baik ke depan.
"Pendapatan daerah saat ini, sangat kita butuhkan. Mengingat pemerintah pusat masih memberlakukan pembatasan dana transfer ke daerah," pungkas Jiji.
