Binjai (ANTARA) - Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi meminta dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat agar dikembalikan untuk pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
"Pemerintah Kota Binjai berharap Kementerian Keuangan mengembalikan dana transfer ke daerah guna mendukung upaya pemulihan pascabencana banjir," ujar Hasanul Jihadi di Binjai, Sumatera Utara, Senin (12/1).
Menurutnya, hal tersebut sebagai langkah strategis pemerintah daerah guna mempercepat pemulihan secara menyeluruh di wilayah terdampak.
Wakil wali kota menyampaikan, pascabencana banjir tantangan yang dihadapi tidak hanya genangan air yang telah surut.
Tetapi juga berbagai dampak lanjutan memerlukan penanganan serius dan secara berkelanjutan akibat bencana hidrometeorologi akhir November lalu.
"Pascabanjir tersisa bukan hanya genangan telah surut, tetapi juga kebutuhan besar untuk segera membenahi dampak yang ditinggalkan," ucap Hasanul Jihadi yang akrab disapa Jiji.
"Atas arahan bapak Wali Kota Binjai, kami berharap Kementerian Keuangan agar dana transfer pusat dikembalikan, sehingga Pemerintah Kota Binjai memiliki ruang fiskal memadai untuk melakukan pemulihan secara menyeluruh," tutur Jiji.
Ia juga menjelaskan, dukungan fiskal sangat dibutuhkan guna memastikan fungsi-fungsi dasar kota kembali berjalan optimal, termasuk pemulihan infrastruktur, pelayanan publik, aktivitas sosial, dan ekonomi masyarakat.
“Pemulihan ini penting agar aktivitas masyarakat kembali normal, sekaligus memperkuat daya dukung dan kesiapsiagaan daerah menghadapi kondisi darurat di masa mendatang,” tambahnya.
Pemerintah Kota Binjai juga berharap langkah ini menjadi solusi konkret mempercepat pemulihan pascabencana banjir di wilayah terdampak.
"Sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak," tegas Jiji.
