Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Binjai memutuskan tidak menggelar pemusatan kegiatan bersifat seremonial berupa hiburan perayaan di malam akhir tahun.
Kebijakan ini dinilai sejalan dengan edaran Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution serta sesuai arahan Wali Kota Binjai Amir Hamzah.
"Langkah tersebut diambil bukan untuk mengurangi makna perayaan," ucap Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi di Binjai, Sumatera Utara, Sabtu (20/12).
Melainkan, lanjut pria yang akrab disapa Jiji ini, agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat pada hal-hal yang lebih esensial.
"Pemkot Binjai sepakat tidak melakukan kegiatan seremonial dan hura-hura. Fokus kami memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah dan pergantian tahun," ujar Jiji.
Ia juga menjelaskan, bahwa perhatian pemerintah diarahkan lebih kepada kesiapsiagaan pengamanan lalu lintas.
Kemudian, penjagaan tempat-tempat ibadah, antisipasi potensi gangguan keamanan, dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami ingin masyarakat Kota Binjai dapat beribadah dan merayakan pergantian tahun dengan aman dan tenang,” katanya.
Selain akses pengamanan, Pemkot Binjai juga memastikan percepatan penyaluran bantuan Presiden RI Prabowo Subianto yang telah diterima kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Bantuan Presiden harus disalurkan tepat sasaran, dan tepat waktu. Ini menjadi prioritas kami agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga," tutup Jiji.
