Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution optimis membangun Sumut lebih baik, efektif, dan berkelanjutan lewat tujuh komitmen bersama yang disepakati oleh 42 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut.
"Dengan tujuh komitmen dihasilkan forum ini , saya optimistis kita bisa melangkah lebih solid," ucap Bobby saat menutup Forum Strategis Penyelarasan Persepsi dan Penguatan Komitmen Seluruh Kepala Perangkat Daerah di Aula Mes Pora-Pora Tengku Rizal Nurdin Parapat, Simalungun, Sumut, Ahad (11/1).
Adapun ketujuh komitmen bersama ini meliputi, yakni pertama, menyelaraskan seluruh kebijakan, program, dan kegiatan OPD guna mewujudkan pencapaian visi dan misi, RPJMD Provinsi Sumut 2025–2029, RKPD 2026, program prioritas, program hasil terbaik cepat (PHTC), proyek strategis daerah, dan pemulihan pascabencana yang ditetapkan oleh Gubernur Sumut.
Kedua, memimpin langsung pengendalian kinerja organisasi dan bertanggung jawab penuh atas perencanaan, pelaksanaan, capaian hasil, serta pengendalian risiko, termasuk pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, tanpa melemparkan tanggung jawab kepada aspek teknis atau pihak lainnya.
Ketiga, menyelenggarakan perencanaan dan penganggaran operasional, terukur, dan berorientasi kepada hasil serta dampak nyata bagi masyarakat dengan memastikan setiap kegiatan memiliki indikator kinerja, manfaat jelas dan terukur.
Keempat, menerapkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan manajemen risiko substantif, bukan formalitas dengan menghentikan revis atau mengalihkan kegiatan bermasalah, dan mengintegrasikan pembangunan lebih baik, lebih aman, dan berkelanjutan.
Kelima, menjaga disiplin anggaran, kualitas pelaksanaan kegiatan, serta integritas pengadaan barang dan jasa.
Keenam, mengelola kinerja OPD berbasis outcome dan dampak dengan fokus pada pemulihan layanan dasar, sosial, ekonomi, infrastruktur, dan menyusun rencana perbaikan tertulis apabila indikator kinerja tidak tercapai.
Ketujuh, memperkuat kolaborasi dan sinergi lintas OPD, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah pusat, serta pemangku kepentingan lainnya mempercepat pemulihan pascabencana dan pencapaian tujuan pembangunan Provinsi Sumut.
"Pembangunan tidak bisa dilakukan secara sendiri- sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi dan sinergi seluruh OPD,” kata Bobby di hadapan seluruh pimpinan OPD Pemprov Sumut yang hadir.
Visi misi pembangunan, lanjut dia, tidak boleh hanya menjadi slogan, melainkan harus diterjemahkan dalam kerja nyata sehari-hari manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
"Saya ingin komitmen ini tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dijalankan, dievaluasi, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumatera Utara,” tegas Bobby.
Gubernur berharap seluruh OPD bergerak bersama dengan saling mendukung dan berorientasi kepada hasil, sehingga tujuan pembangunan Sumut tercapai secara optimal dan berkelanjutan.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan OPD atas pelaksanaan kegiatan ini sejak Jumat (9/1) hingga hari ini. Kegiatan ini diharapkan menyelaraskan persepsi, memperkuat komitmen serta kebersamaan di antara kita semua, khususnya antar-pimpinan OPD," ucap Bobby.
Ketua Panitia Pelaksana Forum Strategis Penyelarasan Persepsi dan Penguatan Komitmen Seluruh Kepala Perangkat Daerah Agustinus menyampaikan, forum ini momentum krusial seluruh pimpinan OPD menyatukan frekuensi.
"Mempererat koordinasi, dan menajamkan fungsi kepemimpinan mengawal 17 program prioritas, 53 program strategis daerah, serta 6 PHTC Provinsi Sumut," katanya.
Dengan capaian forum ini, lanjut dia, antara lain terwujudnya sinergi dan keselarasan program pembangunan, serta pemetaan tingkat pemahaman kepala OPD terhadap visi dan misi Gubernur Sumut.
"Program prioritas, program strategis daerah, PHTC, dan komitmen bersama yang telah disepakati," tutur Agustinus yang juga menjabat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumut.
