Tapanuli Utara (ANTARA) - Kepolisian Resor Tapanuli Utara merilis data terkini jumlah korban jiwa dalam peristiwa bencana alam tanah longsor di Taput, di mana jumlah korban meninggal dunia 33 orang, sementara 15 orang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian tim evakuasi.
"Data terbaru, sudah ada 33 orang warga yang ditemukan meninggal dunia dari dalam timbunan tanah longsoran, sementara jumlah warga hilang masih ada 15 orang meskipun masih ada kemungkinan bertambah," ungkap Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing, Selasa (2/12).
Disebutkan, identitas seluruh korban meninggal di Kecamatan Adiankoting, yakni Bangun Sitompul (45), warga Desa Pagaran Pisang, Rey Bastian sitompul (1), warga Desa Pagaran Pisang, Aksel Hutagalung (6), warga Desa Pagaran Pisang, Cantika sitompul (11), warga Desa Pagaran Pisang, Nurmaida Hutagalung,(64) warga Desa Pagaran Pisang, Tasya sitompul (8), warga Desa Pagaran Pisang, Ucok Sitompul (4 bulan), Pagaran Pisang, Jeslin Sitompul (2), Desa Pagaran pisang, Nurmala Hutagalung (63), Desa Pagaran Pisang, Tiomina Simamora (54) warga Desa Sibalanga, Jones Sitompul ( 32 ) warga Desa Sibalanga, Nerla Simanjuntak (Rantauprapat), Sumiati (Rantauprapat), Nur Asiyah (Rantauprapat), Amelia Azhari (Rantauprapat), Uswatun Hasanah (Rantauprapat), Nurjanah (Rantauprapat), Indri Laura Hutabarat (Desa Sibalanga), Sugiono warga Desa Pagaran Lambung, Raden Sihombing warga Desa Pagaran Lambung, dan Herbin Hutabarat warga Desa Bonan Dolok Tapteng, juga Arkana Prajasa, dan Gusmira, keduanya warga Tapsel.
Dan, data korban longsor di Kecamatan Parmonangan, yakni, Santiur br Marbun, Reza Manalu, Farida (40) warga Tebing Tingg, Gideon Manalu (25) warga Desa Manalu Dolok, Sahat Manalu (40) warga Desa Hutatua, Marni Simanullang (43), Bungkirno Manalu (30) warga Desa Pertengahan, Lasbutet Sinaga (28) Desa Pertengahan, MR X (3) Desa Pertengahan (Anak dari Bungkirno Manalu/Lasbutet Sinaga), dan Wilviton Hutasoit (30), warga Desa Hutatua Kecamatan Parmonangan.
Akses Taput - Tapteng tembus KM 39 Parsikkaman
Selain merilis data korban, pihak kepolisian juga mengungkapkan, bahwa saat ini akses Tapanuli Utara menuju Tapanuli Tengah sudah bisa dicapai hingga KM 39, tepatnya di Parsikkaman, Desa Pagaran Lambung 1 yang merupakan batas Taput dengan Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah.
"Saat ini, sejumlah alat berat masih terus dioperasikan untuk membersihkan material longsor di wilayah Parsikkaman sebagai upaya membuka akses Taput-Tapteng," tukas Aiptu Walpon.
