Langkat (ANTARA) - Sebanyak 15 kecamatan se Kabupaten Langkat terdampak banjir, mengakibatkan 12.337 jiwa kini mengungsi ke berbagai tempat yang aman dari mulai kantor camat, masjid, gereja, posko yang didirikan di lokasi yang aman.
Bupati Langkat Syah Afandin menyampaikan di posko penanggulangan bencana yang ada di Kantor Camat Stabat, Sabtu.
Syah Afandin menyampaikan akibat dampak banjir yang terjadi ada 15 kecamatan yang mengalami akibatnya diantaranya Kecamatan Brandan Barat, Gebang, Besitang, Babalan, Sei Lepan, Stabat, Sawit Seberang.
Selain itu Kecamatan Tanjung Pura, Batang Serangan, Wampu, Secanggang, Binjai, Pematang Jaya, Hinai, Padang Tualang, dengan ketinggian air antara 50 centimeter sampai 200 centimeter.
Sementara dampak dari bencana yang terjadi antara lain rumah dan pemukiman warga tenggelam, fasilitas umum rusak, lahan pertanian, perkebunan, peternakan, akses jalan terputus, listrik tumbang, jaringan komunimasi terputus.
Pihak Pemkab Langkat bersama Polri, TNI, dan kalangan masyarakat luas lainnya terus bahu membahu mengirimkan berbagai bantuan ke lokasi bencana.
Namun, ada yang masih terkendala di lapangan diakibatkan tingginya air di lokasi desa yang dituju, jadi ada yang belum tertembus, namun bantuan sudah terus diupayakan untuk terus disampaikan kepada warga.
