Langkat (ANTARA) - Bupati Langkat Syah Afandin menegaskan, Bank Sumut telah menjadi mitra utama pemerintah daerah dalam berbagai aspek pengelolaan keuangan.
Pembaruan nota kesepahaman (MoU) ini, lanjut Syah Afandin, merupakan langkah penting guna memperkuat tata kelola keuangan daerah lebih modern, transparan, dan akuntabel.
"Bank Sumut selama ini menjadi mitra penting mendukung proses pengelolaan keuangan daerah. Sinergi ini akan terus ditingkatkan demi pelayanan publik yang lebih efektif serta pengelolaan fiskal lebih efisien," ujar Syah Afandin usai meneken MoU di ruang pola Kantor Bupati Langkat, Sumatera Utara, Senin (17/11).
Pemerintah Kabupaten Langkat, lanjut dia, terus memperkuat kemitraan strategis dengan PT Bank Sumut melalui MoU mengenai tata kelola keuangan daerah.
Penguatan sistem dan layanan perbankan diyakini dapat memberi dampak langsung bagi optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Langkat, Sumut.
"Selain PAD, MoU ini juga percepatan berbagai program pembangunan yang menjadi prioritas daerah," jelas Syah Afandin.
Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut, Syarizalsyah mengatakan, perseroan siap memperluas dukungan layanan Pemkab Langkat, termasuk peningkatan layanan digital dan sistem pembayaran terintegrasi.
Pihaknya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah daerah.
"Kerja sama ini tidak hanya memperkuat pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga memberi ruang bagi percepatan digitalisasi layanan, pendampingan teknis, dan integrasi sistem pembayaran yang akan mendukung realisasi program-program strategis di Langkat,” ujar Syarizalsyah.
Ia juga berharap, penandatanganan MoU ini dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD, terutama sektor pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak opsen.
Dengan layanan pembayaran semakin terintegrasi, lanjut dia, pemerintah daerah diharapkan mampu memperluas basis penerimaan, dan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Bank Sumut melalui Cabang Stabat dan seluruh unit operasional di bawahnya berkomitmen untuk terus mendukung upaya Pemkab Langkat memperkuat tata kelola keuangan.
Dalam kesempatan ini, Bank Sumut menyerahkan CSR sebesar Rp400 juta lebih kepada Pemkab Langkat berupa bantuan bahan bangunan kepada 15 korban kebakaran dan bantuan pendidikan 1.000 siswa sekolah kurang mampu di Langkat.
"Selain tata kelola keuangan daerah, MoU ini juga meningkatkan inklusi layanan publik, dan mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan," kata Syarizalsyah.
