Langkat (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga terdampak banjir dan longsor di Lingkungan Perdamaian, Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu.
Kegiatan tersebut melibatkan PMI Provinsi Sumatera Utara serta PMI Kabupaten Langkat guna mendukung pelayanan kesehatan, layanan kebersihan, serta dukungan psikososial bagi anak-anak terdampak bencana.
“Jadi pelayanan kesehatan ini mencakupi ada jenis promkes, promkeb, di sini juga ada PSS ya, psikososial, trauma healing untuk anak-anak, terus kita juga ngedistribusiin school kit untuk anak-anak terdampak di sini karena memang di Desa Alur Pakis ini, di Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Brandan Barat, salah satu titik yang cukup parah bencana banjir dan longsor,” ujar Kepala Markas PMI Kabupaten Langkat Rizky Dharma Dinata.
Rizky menyebutkan dampak bencana menyebabkan banyak rumah warga dan fasilitas pendidikan rusak parah sehingga masyarakat terpaksa mendirikan tenda darurat untuk bertahan hidup dan melanjutkan aktivitas belajar mengajar.
“Banyak di sini rumah-rumah warga yang hancur, bahkan sekolah juga hancur, sehingga murid-muridnya harus belajar di tenda darurat. Jumlah KK yang terdampak itu sekitar lebih dari 300 KK, terus untuk jumlah muridnya itu sekitar 200 murid dari mulai kelas 1 sampai kelas 6 SD yang sekolahnya tertimpa longsor,” katanya.
Ia menargetkan pelayanan kesehatan ini dapat menjangkau seluruh warga terdampak di Desa Alur Pakis. Hingga saat ini, antusiasme masyarakat dinilai cukup tinggi.
“Sebanyak-banyaknya kita targetnya, kalau bisa seluruh masyarakatnya hadir. Tapi sejauh ini antusias masyarakat juga cukup bagus, tertib masyarakatnya. Diperkirakan sampai dengan saat ini lebih dari 60–70 orang sudah dilayani kesehatannya,” ujar Rizky.
Lebih lanjut, Rizky berharap para relawan dan petugas PMI dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana.
“Harapannya kita dapat terus membantu masyarakat yang terdampak, meringankan beban mereka. Terus juga yang jelas harapan untuk kita sendiri, kitanya selalu dalam keadaan sehat, terus juga dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa agar bisa terus berbuat kebaikan,” ungkapnya.
Selain Desa Alur Pakis, PMI juga berencana memperluas pelayanan ke desa tetangga yang turut terdampak, yakni Desa Selepan.
“Kita akan menyasar Desa Sei Lepan nantinya. Kebetulan Desa Selepan ini bersebelahan dengan Desa Alur Pakis dan jaraknya juga tidak terlalu jauh. Sama halnya di Desa Selepan juga sangat-sangat terdampak,” tuturnya.
Salah seorang warga penerima manfaat mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran PMI di tengah kondisi darurat yang dialami masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada PMI yang telah memberikan layanan kesehatan dan trauma healing untuk anak-anak di sini di saat terjadi bencana seperti ini,” ucap warga tersebut.
