Tapanuli Utara (ANTARA) - Sarulla Operations Ltd melalui program "corporate social responsibility" di bidang pertanian telah membantu total sebanyak 15 kelompok tani di desa terdampak di Kecamatan Pahae Jae dan Kecamatan Pahae Julu dalam kegiatan pertanian bawang merah sejak 2021, dimana 11 kelompok tani sudah selesai didampingi hingga 2 kali periode tanam, dan 4 kelompok tani lainnya dalam proses pendampingan di 2025.
"Dalam pendampingan para kelompok tani tersebut, pihak SOL membantu mulai dari persiapan lahan, pelatihan, penyediaan bibit, pupuk, dan pestisida yang dibutuhkan selama masa penanaman sampai dengan panen," terang Humas Eksternal SOL, Industan Sitompul, Sabtu (13/9).
Disebutkan, program tersebut dilaksanakan melalui kerjasama SOL dengan Dinas Pertanian Tapanuli Utara melalui tim balai penyuluh pertanian kecamatan.
Pelatihan dilaksanakan untuk melengkapi pengetahuan, keterampilan dan kemampuan petani dalam pertanian bawang, mengingat pada umumnya para petani di daerah Pahae terbiasa melakukan pertanian padi sawah dan mengelola tanaman di kebun/ladang (tombak) sebagai sumber mata pencaharian utama.
Pada Kamis, 11 September 2025 SOL kembali memberikan bantuan bibit bawang merah varites "batu ijo" kepada 2 kelompok tani yakni kelompok tani Satahi Sapangulaan di Desa Simataniari dan kelompok tani Berkat Janji Natogu di desa Janji Natogu Pahae Julu dengan total jumlah anggota 49 orang.
Kedua kelompok tani menerima bibit bawang sebanyak 3.435 kg dan ditanam di lahan seluas 32.400 m².
Tak hanya bantuan bibit, SOL juga menyerahkan bantuan mulsa, pupuk, dan pestisida yang diperlukan untuk mendukung keberlangsungan pertanian bawang merah hingga panen.
Penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh Bupati Taput Jonius TP Hutabarat, Ketua TP PKK Ny Angelina JTP Hutabarat boru Purba, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fajar Gultom, Sekretaris Dinas Partanian Viktor Siagian, Kadis Ketahanan Pangan Ramah Saragih, Kepala Bagian Perekonomian & SDA Tutur Simanjuntak, Camat Pahae Julu Ade H Situmorang, Kepala Desa Simataniari dan Kepala Desa Janji Natogu, serta perwakilan manajemen SOL yang diwakili Plant Manager SOL Eddiyanto dan CSR & ER Manager Melva Samosir.
SOL berharap dengan bantuan serta pendampingan intensif yang diberikan kepada kelompok tani agar dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga kegiatan ini akan berkelanjutan dan kedepannya dapat menjadi salah satu sumber peningkatan ekonomi para petani binaan/dampingan.
