Madina (ANTARA) - Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution meminta kuota haji untuk kabupaten itu ditambah dari jumlah sebelumnya.
Harapan tersebut disampaikan Atika saat bertemu dengan Menteri Agama, Prof Nazaruddin Umar dalam kegiatan retret di kampus utama IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (26/6).
"Tadi, saya sebagai kapasitas Wakil Bupati Madina bertemu pak Menag Nazaruddin Umar di kampus utama IPDN dalam kegiatan retret. Saya memohon kepada beliau agar kuota haji untuk Madina diperbanyak," kata Atika Nasution.
Dalam momen itu, Atika meminta agar pertambahan kuota haji itu dapat dipertimbangkan dalam rapat pembahasan haji di kementerian/lembaga/badan.
Dia juga berharap Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menambah kuota haji untuk Indonesia di tahun mendatang.
"Untuk Madina, terhitung dari awal pendaftaran sebagai calon jemaah haji, 20 tahun kedepan baru bisa berangkat. Ini yang menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam pengusulan kuota haji diperbanyak," jelasnya.
Dilansir dari berbagai sumber, Indonesia selalu menjadi negara dengan kuota haji terbanyak. Pada tahun 2025, kuota haji Indonesia adalah 221.000 jemaah, terdiri dari 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah khusus.
Meskipun kuota ini besar, antusiasme masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji sangat tinggi, sehingga masa tunggu haji bisa sangat panjang, bahkan mencapai puluhan tahun.
