Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution bersama Wakil Gubernur Sumut Surya serta ribuan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya melaksanakan Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah di Lapangan Merdeka Medan, Senin.
Pelaksanaan Shalat Id ini dipimpin Ustaz Ahmad Azroi Hasibuan sebagai imam dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Ustaz Hasan Matsum sebagai khatib.
Bobby Nasution bersama Surya berada di shaf depan didampingi Pj Sekdaprov Sumut Effendy Pohan, Wali Kota Medan Rico Waas, Wakil Walikota Zakiyuddin Harahap, dan para pimpinan OPD Pemprov Sumut, Pemkot Medan serta Forkopimda.
Di shaf depan perempuan, terlihat juga Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, dan Ketua TP PKK Kota Medan Airin bersama istri-istri pimpinan OPD Pemprov Sumut dan Pemkot Medan.
Sementara ribuan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya terlihat antusias mengikuti rangkaian pelaksanaan Sholat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah di Lapangan Merdeka ini.
Usai pelaksanaan sholat, Gubernur Sumut Bobby Nasution menyempatkan diri bersalaman dengan para jamaah maupun berswafoto sebagai bentuk kebersamaan dan silaturahmi di hari yang fitri ini.
Gubernur berpesan kepada masyarakat Sumut yang akan bersilaturahmi kepada keluarga maupun mengunjungi tempat wisata agar tetap berhati-hati, terutama daerah curah hujannya tinggi dan rawan longsor.
"Kami mengimbau kepada saudara-saudara yang berencana merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman, saya berpesan berhati-hatilah selama perjalanan," kata Bobby.
Gubernur juga mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah kepada seluruh masyarakat Sumut.
"Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh jajaran Pemprov Sumut, kami ucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir batin," ucap Bobby.
Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum dalam khutbahnya menyampaikan, bahwa Idul Fitri bukan turnamen sepak bola atau suatu kompetisi yang kemenangannya harus dirayakan dengan euforia.
"Kemenangan Idul Fitri adalah suatu keberhasilan meraih kematangan spiritual dan sosial, setelah satu bulan penuh digembleng dan didik di madrasah Ramadhan," tutur dia.
Setelah bulan suci Ramadhan berlalu, lanjut dia, setiap umat Muslim di dunia harus menanamkan dua prinsip, yakni pertama khauf.
Pihaknya menjelaskan, khauf adalah suatu sikap mental takut kepada Allah SWT apakah amal ibadah yang dilakukan diterima atau tidak, sehingga tidak berbangga diri atas pencapaian suatu ibadahnya.
"Kedua roja, yaitu harapan. Sikap optimis bahwa Allah SWT dengan sifat kasih sayangNya pasti menerima amal ibadah yang telah dilaksanakan," papar Hasan.
Gubernur Sumut laksanakan Shalat Id di Lapangan Merdeka Medan
Senin, 31 Maret 2025 15:54 WIB 2986

Gubernur Sumut Bobby Nasution (tengah) menemui awak media usai Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah di Lapangan Merdeka Medan, Senin (31/3/2025). ANTARA/HO-Diskominfo Sumut