Madina (ANTARA) - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) dan festival seni qasidah dan nasyid ke-XXIV tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi dibuka oleh Wakil Bupati, Atika Azmi Utammi. Pembukaan dilaksanakan di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (22/2).
Sebanyak 495 peserta dari 23 kecamatan yang ada di kabupaten itu turut berpartisipasi pada salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mandailing yang ke 26 itu.
Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution meminta agar perayaan-perayaan seperti ini tidak hanya sebatas seremoni belaka, tetapi harus juga dimaknai.
"Hari ini kita membuka acara festival seni qosidah dah MTQ, maka maknailah acara ini," katanya.
Membaca Al-Quran kata Atika, bukan mengenai banyak tidaknya, tapi bagaimana meresapinya dan mengimplementasikannya kedalam kehidupan nyata.
"Tahun-tahun lalu kami juga disini membuka kegiatan yang sama, pesannya masih sama dan belum berubah. Artinya ini evaluasi untuk kita semua, bukan hanya kepada pemerintah, kepada anak-anak tapi juga kepada orang tua, pesannya tahun lalu adalah bagaimana kita membentengi moral anak-anak dari kemajuan teknologi," ujarnya.
Teknologi kata Atika dapat difungsikan secara positif, tapi anak-anak masih kewalahan memilah dan memilih informasi di teknologi yang sangat terbuka.
"Bagaimana transaksi judi online, narkotika yang sangat mudah, akses informasi negatif yang berkeliaran di website-website, ini bagaimana kita memfilter agar moral generasi penerus kita ini dapat kita pagari," pinta Atika.
Pada kegiatan itu, Atika berpesan kepada para dewan hakim untuk betul-betul objektif dalam memberikan penilaian kepada para peserta yang mengikuti MTQ tersebut.
"Ini akan menjadi sesuatu yang akan mereka ingat. Ini akan menjadi motivasi untuk mereka apabila nanti mewakili Madina di tingkat provinsi," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Madina, Bahrudin Juliadi menyebutkan, tujuan utama dari penyelenggaraan MTQ ini adalah meningkatkan pengetahuan, pengamalan, dan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an serta memperkuat implementasi nilai-nilai islam dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ ke-XXIV ini akan berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 21 hingga 24 Februari 2025.
Pada kegiatan musabaqah tilawatil qur'an dan festival seni qasidah tingkat kabupaten itu nantinya akan memperlombakan sejumlah perlombaan seperti, perlombaan pada cabang seni bacaan Al-Qur'an, cabang hafalan Al-Qur'an, cabang tafsir Al-Qur'an.
Kemudian perlombaan cabang hadis nabi, makalah hadis, cabang hadrah, cabang bintang vokalis, gambus tingkat anak-anak dan remaja serta cabang pemilihan dai remaja.