Medan (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menyatakan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah itu mengalami penurunan 68 persen selama enam hari Operasi Ketupat Toba 2025 dibandingkan pada 2024.
"Alhamdulillah, selama enam hari Operasi Ketupat Toba 2025 terjadi penurunan laka lantas 68 persen dibanding operasi tahun sebelumnya," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Pol Firman Darmansyah di Medan, Selasa.
Firman melanjutkan pada 2025, sebanyak 32 kejadian laka lantas yakni yakni enam orang meninggal dunia, luka berat 19 orang dan luka ringan 31 orang.
Sementara pada 2024, sebanyak 101 kejadian laka lantas yakni meninggal dunia 27 orang, luka berat 42 orang dan 115 luka ringan.
"Untuk itu, kami mengimbau kepada pengendara agar mematuhi rambu lalu lintas, persiapkan fisik diri agar kondisi fit dan kendaraan yang baik," kata dia.
Serta, beristirahat di pos pelayanan yang sudah disiapkan di sepanjang jalan lintas arus mudik, atau tempat lainnya agar tidak memaksakan diri dalam berkendara.
"Dengan pengamanan itu, diharapkan pemudik sampai ke tempat tujuan dengan selamat agar bisa merayakan Lebaran bersama keluarga," ucapnya.
Secara keseluruhan dalam Operasi Ketupat Toba 2025 ini, Polda Sumut mengerahkan sebanyak 12.104 personel yang terdiri dari 9.453 personel Polda Sumut dan jajaran, serta 3.651 personel dari instansi terkait lainnya.
Ditambah dengan mendirikan sebanyak 163 pos pengamanan terdiri dari 83 pos pengamanan, 66 pos pelayanan dan 14 pos terpadu.