• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News sumut
Senin, 9 Februari 2026
Antara News sumut
Antara News sumut
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Berita Sumut
    • Asahan
    • Batubara
    • Binjai
    • Dairi
    • Deli Serdang
    • Diskop UMKM Kota Medan
    • Gunungsitoli
    • Humbang Hasundutan
    • Karo
    • Labuhan Batu
    • Labuhanbatu Selatan
    • Labuhanbatu Utara
    • Langkat
    • Madina
    • Medan
    • Nias
    • Nias Barat
    • Nias Selatan
    • Nias Utara
    • Padang Lawas
    • Padang Lawas Utara
    • Padang Sidempuan
    • Pakpak Barat
    • Pematang Siantar
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Sibolga
    • Simalungun
    • Tanjung Balai
    • Tapanuli Selatan
    • Tapanuli Tengah
    • Tapanuli Utara
    • Tebing Tinggi
    • Toba
    • Nasional
      • Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Sabtu, 8 November 2025 20:38

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Sabtu, 8 November 2025 19:42

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Sabtu, 8 November 2025 16:19

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Selasa, 14 Oktober 2025 13:30

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        Sabtu, 10 Mei 2025 23:30

    • Regional
      • Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Rabu, 5 Juni 2024 21:40

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Rabu, 6 September 2023 20:48

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Kamis, 19 Januari 2023 21:27

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa  di Singkil, Aceh

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa di Singkil, Aceh

        Senin, 16 Januari 2023 9:28

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        Senin, 17 Oktober 2022 0:30

    • Ekonomi Dan Bisnis
      • OJK Sumut perkuat peran TPAKD guna sokong kesejahteraan masyarakat

        OJK Sumut perkuat peran TPAKD guna sokong kesejahteraan masyarakat

        Sabtu, 7 Februari 2026 10:08

        Sabtu pagi ini emas Antam naik ke Rp2,92 juta/gram

        Sabtu pagi ini emas Antam naik ke Rp2,92 juta/gram

        Sabtu, 7 Februari 2026 10:06

        Rupiah melemah seiring tren penguatan indeks dolar AS masih berlanjut

        Rupiah melemah seiring tren penguatan indeks dolar AS masih berlanjut

        Jumat, 6 Februari 2026 17:59

        Pupuk Indonesia dukung gerakan tanam padi 3 kali dalam setahun di Deli Serdang

        Pupuk Indonesia dukung gerakan tanam padi 3 kali dalam setahun di Deli Serdang

        Jumat, 6 Februari 2026 11:03

        Pengiriman barang dengan kereta api di Sumut naik pada awal 2026

        Pengiriman barang dengan kereta api di Sumut naik pada awal 2026

        Jumat, 6 Februari 2026 9:33

    • Hukum dan Kriminal
      • KPK sebut barang bukti kasus Ketua dan Waka PN Depok capai Rp850 juta

        KPK sebut barang bukti kasus Ketua dan Waka PN Depok capai Rp850 juta

        Sabtu, 7 Februari 2026 10:18

        Prabowo tegaskan tak akan bela kader Gerindra jika berbuat tercela

        Prabowo tegaskan tak akan bela kader Gerindra jika berbuat tercela

        Sabtu, 7 Februari 2026 10:04

        KPK tangkap 7 orang dalam OTT Depok, termasuk Ketua  dan Waka PN Depok

        KPK tangkap 7 orang dalam OTT Depok, termasuk Ketua dan Waka PN Depok

        Jumat, 6 Februari 2026 17:57

        MA benarkan Wakil Ketua PN Depok terkena OTT KPK

        MA benarkan Wakil Ketua PN Depok terkena OTT KPK

        Jumat, 6 Februari 2026 16:28

        KPK periksa mantan Menteri BUMN Rini Soemarno pada kasus jual beli gas

        KPK periksa mantan Menteri BUMN Rini Soemarno pada kasus jual beli gas

        Jumat, 6 Februari 2026 16:10

    • Olahraga
      • Bulu Tangkis
      • Futsal
      • Piala Dunia
      • Piala Eropa
      • PSMS
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Editorial
          • Artikel
          Afirmasi negara dan pentingnya penataan tata kelola pendidikan keagamaan

          Afirmasi negara dan pentingnya penataan tata kelola pendidikan keagamaan

          Jumat, 6 Februari 2026 9:15

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Rabu, 31 Desember 2025 15:34

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Selasa, 30 Desember 2025 17:01

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Selasa, 16 Desember 2025 14:38

      • Peristiwa
        • Bajaj Maxride buka peluang seluasnya bagi driver bentor di Medan, dorong peningkatan kesejahteraan dan mobilitas inklusif

          Bajaj Maxride buka peluang seluasnya bagi driver bentor di Medan, dorong peningkatan kesejahteraan dan mobilitas inklusif

          Sabtu, 7 Februari 2026 10:03

          LKBN ANTARA tingkatkan kapastitas wartawan melalui UKW

          LKBN ANTARA tingkatkan kapastitas wartawan melalui UKW

          Jumat, 6 Februari 2026 10:37

          BPS laporkan angka kemiskinan September 2025 turun jadi 8,25 persen

          BPS laporkan angka kemiskinan September 2025 turun jadi 8,25 persen

          Kamis, 5 Februari 2026 18:45

          Kemenimipas dorong LKBN ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

          Kemenimipas dorong LKBN ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

          Kamis, 5 Februari 2026 18:41

          Aceh, Sumut, Sumbar terima tambahan anggaran percepatan pemulihan

          Aceh, Sumut, Sumbar terima tambahan anggaran percepatan pemulihan

          Kamis, 5 Februari 2026 17:48

      • Cuaca
        • PMI Sumut layani warga pascabencana banjir di Tapanuli Selatan

          PMI Sumut layani warga pascabencana banjir di Tapanuli Selatan

          Minggu, 8 Februari 2026 0:34

          Kemenkum Sumut sokong Koperasi Merah Putih daftarkan merek kolektif

          Kemenkum Sumut sokong Koperasi Merah Putih daftarkan merek kolektif

          Jumat, 6 Februari 2026 10:26

          Waspadai hujan yang dapat memicu bencana di Sumut

          Waspadai hujan yang dapat memicu bencana di Sumut

          Selasa, 3 Februari 2026 19:33

          40 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana di Sumut

          40 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana di Sumut

          Selasa, 3 Februari 2026 11:06

          PMI Sumut pulihkan hubungan  keluarga pasca-bencana di Tapanuli Tengah

          PMI Sumut pulihkan hubungan keluarga pasca-bencana di Tapanuli Tengah

          Senin, 2 Februari 2026 14:49

      • Foto
        • Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Senin, 26 Januari 2026 16:18

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Rabu, 14 Januari 2026 11:29

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Senin, 12 Januari 2026 11:49

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Rabu, 24 Desember 2025 18:59

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          Kamis, 18 Desember 2025 15:43

      • Video
        • DPR RI dorong BDI Medan cetak SDM unggul demi target industri hijau

          DPR RI dorong BDI Medan cetak SDM unggul demi target industri hijau

          Kamis, 5 Februari 2026 21:27

          Ayam dan kambing ilegal asal Thailand dimusnahkan di Kualanamu

          Ayam dan kambing ilegal asal Thailand dimusnahkan di Kualanamu

          Kamis, 5 Februari 2026 15:21

          Satgas Gulbencal berjibaku buka akses desa terisolir di Tukka

          Satgas Gulbencal berjibaku buka akses desa terisolir di Tukka

          Jumat, 30 Januari 2026 23:39

          Normalisasi tahap pertama Sungai Garoga Tapsel capai 80 persen

          Normalisasi tahap pertama Sungai Garoga Tapsel capai 80 persen

          Jumat, 30 Januari 2026 23:21

          Pedagang Pasar Huta Godang perbaiki kios sambil tunggu bantuan modal

          Pedagang Pasar Huta Godang perbaiki kios sambil tunggu bantuan modal

          Jumat, 30 Januari 2026 1:12

      Ukraina dan perang menegaskan identitas nasional

      Minggu, 6 Agustus 2023 10:26 WIB 2250

      Ukraina dan perang  menegaskan identitas nasional

      Monumen Taras Shevchenko di Kiev, Ukraina, pada 31 Juli 2022. Taras Shevchenko adalah pemikir dan sastrawan Ukraina abad ke-19 yang dianggap sebagai tokoh kebangkitan bangsa Ukraina. (Volodymyr Vlasenko via Wikimedia Commons)

      Jakarta (ANTARA) - Ternyata bagi Ukraina, perang melawan Rusia kini bukan lagi cuma tentang integritas teritorial dan kedaulatan nasional, karena juga tentang perjuangan menegaskan identitas atau jati diri bangsa.

      Ukraina merdeka pada 1991, setelah Uni Soviet bubar. Situasi yang mendahului peristiwa itu mirip dengan peristiwa 1917 ketika Ukraina juga berusaha memerdekakan diri dari Imperium Rusia yang saat itu terancam tercerai berai akibat pergolakan yang dipicu Revolusi Bolshevik pimpinan Vladimir Lenin.

      Jauh sebelum itu, selama 600 tahun setelah invasi Mongol di Eropa pada abad ke-13, Ukraina menjadi rebutan kekuatan-kekuatan besar Eropa masa silam, mulai dari Persemakmuran Polandia-Lithuania, Kekaisaran Austro-Hungaria, Turki Usmani, sampai akhirnya masuk kekuasaan Imperium Rusia pada abad ke-17.

      Namun, itu tak menghilangkan aspirasi mencari identitas nasional, yang lalu menjelma menjadi gerakan nasionalisme ketika Rusia diguncang Revolusi Bolshevik pada 1917 yang mengakhiri ketsaran Rusia yang berubah menampilkan wajah Marxisme-Komunisme.

      Nasionalisme Ukraina saat itu melahirkan Republik Rakyat Ukraina yang mencakup delapan provinsi Imperium Rusia, meliputi Kiev, Volhynia, Kharkov, Kherson, Yekaterinoslav, Poltava, Chernigov, dan Podolia.

      Namun, kaum Bolshevik berhasil mengonsolidasikan kekuatan di seluruh Ukraina sampai menyisihkan Republik Rakyat Ukraina dan mendirikan Republik Sosialis Soviet Ukraina yang pada 1922 menjadi salah satu pendiri Uni Soviet.

      Perjuangan bangsa Ukraina dalam mencari jati diri tak berhenti, sampai menemukan lagi momentum setelah benar-benar merdeka pada 1991.

      Tahun itu, di ujung runtuhnya Uni Soviet, 91 persen warga Ukraina memilih merdeka. Saat itu identitas nasional Ukraina tak terbentuk kuat.

      Setelah Rusia melancarkan invasi besar-besaran pada 24 Februari 2022, aspirasi untuk beridentitas satu sebagai bangsa dan negara Ukraina semakin membuncah.

      Survei Kyiv International Institute of Sociology (KIIS) pada Juli 2023 menunjukkan 85 persen warga Ukraina mengidentifikasi dirinya sebagai orang Ukraina. Itu kenaikan 20 poin persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 64,4 persen.

      Dorongan meneguhkan identitas nasional Ukraina semakin kuat setelah Presiden Rusia Vladimir Putin secara eksplisit tak mengakui keberadaan Ukraina.

      Dua hari sebelum memerintahkan "operasi militer khusus" di Ukraina, pada 22 Februari 2022, Putin berpidato, bahwa "Ukraina tak pernah memiliki (konsep) kenegaraan yang otentik. Tak ada konsep negara berkelanjutan di Ukraina...sekali lagi saya tekankan bahwa bagi kita (Rusia), Ukraina bukan hanya tetangga, tapi juga bagian integral dari ruang sejarah, budaya, dan spiritual kita."
      Derusifikasi

      Untuk itu, Ukraina melihat upaya mereka melawan Rusia tak lagi hanya soal kedaulatan dan integritas teritorial, namun juga tentang perjuangan menegakkan eksistensi dan melawan apa yang disebut sejumlah kalangan di Ukraina sebagai rekolonisasi oleh Rusia.
      Salah satu sifat kolonialisme adalah kecenderungan menghilangkan identitas masyarakat wilayah yang diduduki sehingga tak memiliki perekat untuk menyatukan perlawanan menentang penguasa kolonial.
      Hal itu sepertinya dirasakan Ukraina tengah menimpa mereka saat ini, sampai kemudian perang Ukraina-Rusia sudah dipandang sebagai perang identitas nasional.
      "Perang ini sudah menjadi perang jati diri," kata Direktur Museum Nasional Sejarah Ukraina, Yuriy Savchuk, kepada AFP.
      Salah satu akibat dari pencarian identitas ini adalah hasrat melepas ikatan budaya dengan negara yang dianggap mengolonisasi mereka. Dalam konteks Ukraina, adalah derusifikasi.
      Derusifikasi adalah upaya melawan rusifikasi, sedangkan rusifikasi adalah proses asimilasi budaya di mana warga non-Rusia, entah secara sukarela atau tidak, menyatukan diri dalam budaya dan bahasa yang sejalan dengan yang ada di Rusia.
      Derusifikasi kian agresif dilakukan Ukraina, salah satunya dengan memusnahkan monumen dan patung tokoh-tokoh Rusia, termasuk patung sastrawan besar Rusia, Alexander Pushkin, yang dalam puisinya berjudul "Poltava" dianggap menjelek-jelekkan seorang tokoh bangsa Ukraina.
      Ukraina juga mengganti nama beberapa jalan yang dinamai dari tokoh-tokoh Rusia, termasuk nama pujangga-pujangga besar, seperti Nikolai Gogol, Anton Chekhov, dan Mikhail Lermontov.
      Nama sastrawan Leo Tolstoy juga dicopot dari stasiun kereta api bawah tanah Kiev yang kini dinamai Ploshcha Ukrainskykh Heroiv atau "Lapangan Pahlawan Ukraina".
      Serangan militer Rusia terhadap Ukraina didasari penolakan Rusia terhadap identitas Ukraina, sungguh membuat Ukraina menjadi makin bernafsu menguatkan jati diri nasionalnya.
      Saking kuatnya keinginan itu, kini banyak orang Ukraina yang mengenakan segala hal yang berkaitan dengan kekhasan Ukraina yang dulu tak begitu mereka pedulikan.
      Rusofobia
      Sebaliknya, sentimen rusofobia (anti Rusia) menjadi mengencang.
      Indeks Persepsi Demokrasi yang dirilis Juni 2022 sendiri menunjukkan Ukraina adalah satu dari dua negara Eropa yang persepsi negatifnya terhadap Rusia sangat besar, mencapai 80 persen. Angka itu hanya di bawah Polandia yang menjadi negara Eropa dengan persepsi negatif terhadap Rusia yang paling tinggi, 87 persen.
      Rusia sendiri mengeluhkan keadaan sentimen rusofobia ini.
      Rusia menilai sentimen itu yang membuat Ukraina menghapus identitas dan akar warga etnis Rusia di Ukraina, khususnya Donbas di Ukraina timur, salah satunya dengan tidak mengajarkan bahasa Rusia di sekolah-sekolah Ukraina.
      Uniknya, menurut riset Jolanta Darczewska dan Piotr Zochowski dari Centre for Eastern Studies pada 2015, rusofobia justru menjadi alat Rusia untuk menegaskan identitas politik imperialisme gaya baru kepada penduduknya, sehingga terus menganggap Rusia merasa dibenci bangsa lain, yang kemudian menjadi justifikasi untuk menyerang bangsa lain seperti sedang dialami Ukraina sekarang.
      Sentimen itu makin menjadi-jadi karena munculnya peristiwa-peristiwa, seperti deportasi paksa 6 ribu anak Ukraina, yang oleh PBB sendiri digolongkan sebagai kejahatan perang. PBB, bahkan memerintahkan penyelidikan kejahatan perang yang berujung kepada keluarnya surat perintah penangkapan Vladimir Putin oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
      Negara-negara yang meratifikasi ICC tentu terikat oleh keputusan ICC, termasuk Afrika Selatan yang harus merelakan KTT BRICS (Brazil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan) di Johannesburg, akhir Agustus nanti, tidak dihadiri Putin, gara-gara adanya surat perintah penangkapan dari ICC itu.
      Bagi Ukraina sendiri, deportasi paksa anak-anak bangsanya adalah bagian dari upaya menghilangkan akar Ukraina sejak dini.
      Situasi ini membuat antipati terhadap Rusia semakin besar, yang kemudian diperparah oleh dugaan kejahatan perang di Bucha dan beberapa kota Ukraina, yang membuat masyarakat Ukraina merasa Rusia sudah tak memiliki itikad memanusiakan Ukraina.
      "Itu yang membuat orang Ukraina dari segala lapisan kini menolak berunding dengan Rusia," kata sastrawan Ukraina, Ostap Slyvynsky, seperti dikutip New Yorker.
      Bukan itu saja, rakyat Ukraina juga menjadi keras menentang pemberian konsesi wilayah dalam setiap prakarsa damai. Survei KIIS pada September 2022 menunjukkan 87 persen rakyat Ukraina menolak konsesi wilayah kepada Rusia.
      Karena perang sudah tak lagi dipandang sebagai semata tentang wilayah, melainkan juga sebagai perjuangan untuk survivalitas, eksistensi, dan jati diri bangsa, maka kompromi untuk solusi damai menjadi lebih sulit dilakukan.
      Semoga KTT Ukraina di Jeddah, Arab Saudi, yang akan berlangsung selama satu pekan, mulai Sabtu 5 Agustus, bisa membuka ruang kompromi untuk mengakhiri perang itu, walau Rusia tak diundang dalam KTT tersebut.

      Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ukraina dan perang menegaskan identitas nasional

      • 1
      • 2
      • 3
      • 4
      • Tampilkan Semua
      Pewarta: Jafar M Sidik
      Editor : Akung
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Rusia uji rudal Oreshnik, Zelenskyy minta ini ke negara barat

      Rusia uji rudal Oreshnik, Zelenskyy minta ini ke negara barat

      28 November 2024 16:38

      Turki lanjutkan kerja sama pertahanan dengan Ukraina, Rusia terkejut

      Turki lanjutkan kerja sama pertahanan dengan Ukraina, Rusia terkejut

      1 November 2024 15:03

      Jumlah tentara Rusia tewas di Ukraina lewati korban tewas 16 perang

      Jumlah tentara Rusia tewas di Ukraina lewati korban tewas 16 perang

      10 Maret 2023 11:30

      Presiden ajak masyarakat syukuri harga beras tidak naik di Indonesia

      Presiden ajak masyarakat syukuri harga beras tidak naik di Indonesia

      7 Juli 2022 12:54

      Sikap Sri Mulyani dalam Presidensi G20  dinilai tunjukkan ketegasan RI

      Sikap Sri Mulyani dalam Presidensi G20 dinilai tunjukkan ketegasan RI

      8 Mei 2022 14:59

      BI turunkan proyeksi pertumbuhan  ekonomi RI 2022 jadi 4,5-5,3 persen

      BI turunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi RI 2022 jadi 4,5-5,3 persen

      19 April 2022 16:52

      Dolar berakhir menguat, dipicu permintaan uang aman saat konflik Rusia-Ukraina

      Dolar berakhir menguat, dipicu permintaan uang aman saat konflik Rusia-Ukraina

      1 April 2022 08:59

      Emas terdongkrak 15 dolar di akhir terdorong berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina

      Emas terdongkrak 15 dolar di akhir terdorong berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina

      1 April 2022 08:50

      Terkini

      • Polres Langkat intensifkan patroli  antisipasi kejahatan jalanan

        Polres Langkat intensifkan patroli antisipasi kejahatan jalanan

        3 jam lalu

      • HUT ke-18 Gerindra, Bobby bersihkan sungai dan menyapa warga Aur

        HUT ke-18 Gerindra, Bobby bersihkan sungai dan menyapa warga Aur

        3 jam lalu

      • Tiba di Serang, PWI Sergai ikuti kegiatan Konvensi Nasional Media Massa

        Tiba di Serang, PWI Sergai ikuti kegiatan Konvensi Nasional Media Massa

        4 jam lalu

      • Polres Langkat fasilitasi akses KUR dan serapan Bulog untuk perkuat ketahanan pangan

        Polres Langkat fasilitasi akses KUR dan serapan Bulog untuk perkuat ketahanan pangan

        5 jam lalu

      • Pemprov Sumut canangkan Gerakan Indonesia ASRI di Parapat

        Pemprov Sumut canangkan Gerakan Indonesia ASRI di Parapat

        7 jam lalu

      Foto

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      Terpopuler

      Polda Sumut: Operasi Toba 2026  tingkatkan kesadaran berlalu lintas

      Polda Sumut: Operasi Toba 2026 tingkatkan kesadaran berlalu lintas

      Pemkot Medan: Pusat segera bangun pabrik pengolah sampah modern

      Pemkot Medan: Pusat segera bangun pabrik pengolah sampah modern

      Sidang pembacaan tuntutan jaksa Jhon Wesley, 3 pelaku dituntut 8 sampai 10 tahun

      Sidang pembacaan tuntutan jaksa Jhon Wesley, 3 pelaku dituntut 8 sampai 10 tahun

      KAI Sumut sertifikatkan satu juta meter persegi lahan demi perkuat legalitas aset negara

      KAI Sumut sertifikatkan satu juta meter persegi lahan demi perkuat legalitas aset negara

      Dandhy Laksono dan Panut Hadisiswoyo bertemu di Medan, bedah gagasan 'Reset Indonesia' dan krisis iklim

      Dandhy Laksono dan Panut Hadisiswoyo bertemu di Medan, bedah gagasan 'Reset Indonesia' dan krisis iklim

      Antara News sumut
      sumut.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Berita Sumut
      • Regional
      • Ekonomi Dan Bisnis
      • Hukum Dan Kriminal
      • Olahraga
      • Editorial
      • Peristiwa
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA